Blora on News :
Home » , , » Musda PPNI, Bupati Blora Minta Perawat "Senyum, Hati, Ikhlas" Layani Pasien

Musda PPNI, Bupati Blora Minta Perawat "Senyum, Hati, Ikhlas" Layani Pasien

infoblora.com on Mar 1, 2016 | 7:30 AM

Mewakili Bupati Djoko Nugroho, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si mengajak para perawat di Blora usung gerakan senyum hati ikhlas saat membuka Musda PPNI di Pendopo Rumah Dinas Bupati, kemarin. (foto: tq-infoblora)
BLORA. Bupati H.Djoko Nugroho dalam sambutannya di acara Musda Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Blora yang dibacakan oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman, M.Si, Senin (29/2) kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati, menyatakan bahwa perawat dalam melayani pasien baik di rumah sakit maupun puskesmas harus mengedepankan senyum, hati, dan ikhlas.

Bupati beranggapan bahwa seorang perawat dalam bekerja harus melayani pasien dengan ramah, murah senyum, tulus ikhlas dan suasana hati yang baik. “Melayani orang sakit jangan galak, layani pasien dengan ramah dan sungguh-sungguh sehingga pasien merasa diperhatikan dengan baik, merasa nyaman di rumah sakit,” katanya.

Sementara itu Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si menambahkan ketika anaknya sakit DBD beberapa pekan lalu dan dirawat di salah satu rumah sakit daerah Menteng Jakarta Pusat mengaku cukup puas dengan pelayanan perawat di rumah sakit tersebut.

“Di rumah sakit tersebut, perawatnya ramah-ramah, murah senyum dan berhati ikhlas dalam melayani anak saya. Sehingga saat pasien ditinggal perawatnya, ia pun akan merasa tenang. Kalau perawat memiliki suatu permasalahan pribadi, jangan meluapkan masalah itu kepada pasien. Buat pasien senyaman mungkin agar sakitnya tidak terbebani dengan perilaku perawat yang galak,” tambah Arief Rohman.

Menurutnya, selama ini masih dijumpai keluhan-keluhan tentang mutu layanan kesehatan di Kabupaten Blora yang salah satunya tentang keramahan perawat dalam melayani pasien. Pihaknya berharap perawat di Kabupaten Blora senantiasa mengikuti perkembangan iptek dan meningkatkan kualitas kinerjanya dengan senyum, hati dan ikhlas.

Dalam sambutan tersebut, ia juga memaparkan masalah kesehatan di Kabupaten Blora yang harus segera diselesaikan . Diantaranya, masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, serta kurang gizi yang masih dijumpai di Blora. Setelah itu, masih tingginya prevalensi penyakit menular seperti DBD, kusta, TB paru-paru, HIV/AIDS dan penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, stroke serta casdiovaskular.

Ia berharap peran perawat dalam rangka meningkatkan upaya-upaya promotif dan preventif dalam rangka memberdayakan masyarakat menuju masyarakat sehat dan mandiri. Menanamkan paradigma sehat pada setiap orang bahwa penyakit bisa dicegah dan dihindari.

“Jika kita hanya mengandalkan upaya kuratif dan penanganan penyakit saja, maka kesakitan pada masyarakat akan semakin tinggi,” pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut Pengurus DPW PPNI Jawa Tengah yang diwakili oleh dr.Untung Sujianto M.Kes, Ketua DPD PPNI Blora Anton Suwoto M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dr.Henny Indriyanti, Kepala RS dr.R Soetijono Blora dr.Nugroho serta seluruh anggota PPNI Kabupaten Blora. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved