Blora on News :
Home » , , » Kasus Pemerkosaan Anak di Blora Diduga Tinggi, Korban Diminta Tak Malu Lapor

Kasus Pemerkosaan Anak di Blora Diduga Tinggi, Korban Diminta Tak Malu Lapor

infoblora.com on Mar 9, 2016 | 3:00 AM

Maraknya kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan anak dibawah umur mengundang keprihatinan para aktivis. (foto: is-infoblora)
BLORA. Tingginya kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan pada anak dibawah umur yang sering terjadi di kota-kota besar akhir-akhir ini ternyata juga dijumpai di Blora. Hanya saja di Blora bisa diibaratkan gunung es, hanya sedikit korban yang berani melaporkan kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual karena kebanyakan malu. Namun jika ditelusuri pasti akan menjumpai banyak kasus serupa.

Hal tersebut dikemukakan salah satu aktifis perlindungan anak dan perempuan Kabupaten Blora, Anny Aisyah kemarin. Ia menyatakan bahwa dalam dua minggu sudah ada 3 kasus pemerkosaan anak usia dini yang masuk untuk dilaporkan ke pihak berwajib.

“Data yang saya terima, dalam dua minggu sudah ada 3 kasus pemerkosaan yang dilaporkan. Ketiganya terjadi di Kecamatan Blora Kota, Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Randublatung,” ucap Anny.

Hal tersebut mengundang keprihatinan para pemerhati anak dan perempuan. Pihaknya mendorong para orang tua untuk selalu memperhatikan pergaulan dan perilaku anak-anak, dan tidak enggan melapor jika terjadi kasus asusila.

“Jika ada perilaku aneh, orang tua kami minta segera menanyai anak tersebut. Kalaupun ada kasus yang terjadi, segera lapor ke pihak berwajib dan identitas korban akan dirahasiakan karena menyangkut perkembangan mental dan masa depan anak. Jangan malu untuk lapor,” lanjutnya.

Menurutnya, korban kebanyakan masih duduk di bangku SD. Pelaku ada yang orang terdekat dengan korban serta ada juga yang temannya sendiri. Dengan melihat hal itu jelas sangat meresahkan dan menjadi perhatian serius bukan hanya pemerintah tetapi juga seluruh komponen masyarakat termasuk dari sekolah.

“Saat ini kami bersama teman-teman aktifis lainnya sedang fokus untuk selalu memberikan advokasi dan assement kepada anak-anak dan perempuan demi pecegahan tindakan kekerasan dan perilaku pelecehan seksual yang berujung pemerkosaan terhadap anak,” pungkasnya. (jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved