Blora on News :
Home » , » DPRD Blora Kunjungan Kerja ke DKI Jakarta Belajar Pelayanan Satu Atap

DPRD Blora Kunjungan Kerja ke DKI Jakarta Belajar Pelayanan Satu Atap

infoblora.com on Mar 18, 2016 | 2:00 AM

Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana memberikan pengarahan saat DPRD Blora melaksanakan kuner, kemarin. (foto: humas jaktim) 
JAKARTA. Anggota DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) di Jakarta, Rabu (16/3) sampai Jumat hari ini (18/3) dalam rangka mempelajari pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan program kesejahteraan masyarakat lainnya seperti kesehatan, pendidikan dan tata pemerintahan.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Blora Sri Handayani, pada Rabu (16/3) berkunjung ke Jakarta Timur. Mereka diterima Wali Kota Jaktim Bambang Musyawardana bersama jajarannya di Gedung Pola, antara lain Asisten Pemerintahan Kohar, Asisten Pembangunan Sofyan, Kantor Perencanaan Jaktim Hartati dan Kasudin Kesehatan Jaktim Iwan Kurniawan.

“Nama saya Bambang, sama dengan Bapak Wali Kota. Saya ingin tahu, di Jakarta ini sedang berlaku gaya pemerintahan Ahok Style ya Pak?,” ujar anggota DPRD Blora yang bernama lengkap Bambang Sulistyo. Menurut mantan Sekda Blora ini, gaya kepemimpinan Ahok lebih mengedepankan okol daripada akal.

“Pak Ahok ingin bekerja benar dan cepat untuk masyarakat. Makanya senang merekrut anak-anak muda,” jawab Wali Kota Bambang Musyawardana. Bagi pejabat yang tak dapat mengikuti irama tersebut harus siap digantikan dengan yang lain.

Waikota menambahkan, dari kunjungan pihaknya menjelaskan tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), penanganan bidang kesehatan dan penertiban yang sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur.

Sedangkan soal PTSP, Wali Kota menjelaskan pihaknya bersama rombongan juga pernah study banding ke Sragen dan Buleleng Bali. Dengan 55 orang personel PTSP di kantor wali kota, kecamatan sampai kelurahan mampu melayani masyarakat dalam waktu singkat.

Melukiskan hasil penertiban bantaran Ciliwung di Kampung Pulo, dan relokasi penduduknya sebanyak 940 KK ke Rusunawa Jatinegara Barat, Bambang Musyawardana menjelaskan sekarang warga eks Kampung Pulo tak usah was-was lagi betapapun derasnya hujan di hulu. Mereka naik turun rumah menggunakan lift, anak-anaknya bersekolah diantar jemput gratis.
Yang masih dibutuhkan di Jakarta adalah ruang terbuka hijau karena baru terpenuhi 9% dari luas wilayah sekitar 630 km2. “Idealnya RTH harusnya 30%,” kata Pak Wali.

Minimnya RTH ditebus sedikit dengan adanya ruang public terbuka ramah anak (RPTRA) yang sudah, sedang maupun akan dibangun dengan biaya APBD maupun dari CSR (Tanggungjawab Sosial Perusahaan).

Rencananya seluruh DKI ada 210 RPTRA, tahun 2016 ini menyelesaikan 150 RPTRA. “Untuk Jakarta Timur tahun ini akan dibangun 32 RPTRA sampai 43,” ujarnya. Satu lokasi ruang publik terbuka ramah anak menghabiskan dana antara Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar.

Walikota menyambut positif kegiatan kunker ini. Selain untuk menjalin silaturahmi juga  mempererat hubungan kerjasama antar dua wilayah.  “Kunjungan ini pertama silaturahmi, kedua menjalin hubungan kerjasama, beliau-beliau  ini kemari menjalin kerjasama mencari informasi bagaimana pelaporan pemerintahan yang ada di Walikota Jakarta Timur,” kata Walikota.

“Beliau ingin banyak belajar masalah PTSP, Kesehatan, dan penertiban, dan kita juga menyampaikan secara keseluruhan mudah-mudahan bisa bermanfat untuk Kabupaten Blora,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Sri Handayani  mengatakan, pihaknya terkesan atas sambutan juga pemaparan yang disampaikan oleh Walikota juga jajaran SKPD terkait. Banyak pelajaran yang dapat dipetik pihaknya untuk diterapkan di Kabupaten Blora.

“Kami sangat bersyukur bisa bersilaturahmi ke Pemerintah Kota Jakarta Timur ini dan kami sangat terbantu dengan hasil study bunding ini dengan belajar sesuai dengan apa yang di yang dijelaskan secara keseluruhan oleh Pak Wali. Intinya kami dapat ilmu baru disini, pertama masalah pelayanan, yang disini ada PTSP disana ada namun lingkupnya kecil tidak seluas di Jakarta ini. Dari ini akan kita adopsi untuk di terapkan ke Kabupaten Blora, dan akan kita sesuaikan dengan daerah kita,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan itu anggota DPRD Blora lainnya seperti Achlif Nugroho Wakil Komisi D yang membidangi masalah Kesra, Wakil Ketua Komisi A Jayadi, Ketua Komisi C Iffah Hermawati dan lainnya.

Akhir pertemuan tersebut Wakil Ketua DPRD Sri Handayani mengundang Wali Kota Jakarta Timur bersama jajarannya untuk berkunjung ke Blora yang dikenal dengan sate ayamnya. (humasjaktim | jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved