Blora on News :
Home » , » Dikucuri Rp 10,5 Miliar, Pembetonan Jl.Blora-Randublatung Dilanjutkan 4,2 Km

Dikucuri Rp 10,5 Miliar, Pembetonan Jl.Blora-Randublatung Dilanjutkan 4,2 Km

infoblora.com on Mar 8, 2016 | 9:00 AM

Diberlakukan buka tutup arus lalu-lintas di Jl.Blora-Randublatung tepat Desa Klopoduwur karena proses pembetonan sedang berlangsung. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Upaya Pemkab Blora untuk mewujudkan jalan yang baik sebagai akses menuju Blora Selatan dan sebaliknya benar-benar diwujudkan secara berkelanjutan. Setelah tahun 2013 lalu dibeton di dua titik dan dilanjutkan dengan  aspal hotmix overlay pada tahun 2014 dan 2015, kini pembetonan kembali dilakukan dengan total anggaran senilai Rp 10,5 miliar dari dana DAK APBD 2016.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Blora, Bondan Sukarno menyatakan bahwa Pemkab terus melakukan pembenahan infrastruktur di ruas Blora-Randublatung. “Tahun ini ada pekerjaan rigid beton total sepanjang 4,2 km dengan pengerjaan terpisah di 3 titik berbeda, tidak langsung 4,2 km,” ucapnya, Selasa (8/3).

Menurutnya pembetonan sepanjang 4,2 km tersebut terbagi menjadi 3 titik, titik pertama berada di Desa Klopoduwur tepat tanjakan depan SDN Klopoduwur sepanjang 500 meter. Kemudian di selatan Desa Klopoduwur sepanjang 1200 meter dan di wilayah Wulung sepanjang 2500 meter.

“Saat ini yang sudah dikerjakan baru Klopoduwur, sedangkan pembetonan di Wulung dari depan Taman Hutan Randublatung ke utara akan dilakukan menyusul, tetapi tetap tahun ini juga karena masih satu paket proyek. Selebihnya kerusakan ringan akan diaspal hotmix,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan pengamatan di lapangan, pengerjaan pembetonan jalan ruas Blora-Randublatung baru dikerjakan separuh sisi timur di Desa Klopoduwur sebanyak 2 titik sepanjang 500 meter dan 1200 meter. Pelaksana proyek adalah PT Bangun Makmur Utama dengan waktu pengerjaan mulai 7 Januari 2016 hingga 31 Juli 2016 mendatang.

Selama pengerjaan beton rigid, arus lalu-lintas diberlakukan buka tutup sehingga kendaraan bermotor mengantri bergantian untuk melintas. Beberapa petugas tampak sibuk mengatur lalu-lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Sumadi (47) warga Desa Klopoduwur yang sehari-hari melintasi jalan Blora-Randublatung menyambut baik perbaikan dengan sistem rigid beton yang dilakukan Pemkab Blora. “Alhamdulillah akhirnya dibeton juga, jalan pas tanjakan di depan SDN Klopoduwur ini memang rawan rusak jika diaspal. Dengan adanya rigid beton harapannya akan lebih awet,” ujarnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved