Blora on News :
Home » , » Diduga Jadi Sarang Narkoba, 184 Narapidana Lapas Blora Jalani Tes Urine

Diduga Jadi Sarang Narkoba, 184 Narapidana Lapas Blora Jalani Tes Urine

infoblora.com on Mar 29, 2016 | 3:00 PM

Salah satu narapidana menyerahkan urinenya kepada petugas Bid Dokes Polres Blora untuk diuji apakah mengandung narkoba ataukah tidak. (foto: resbla)
BLORA. Upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan secara gencar dan terintegrasi oleh aparat penegak hukum. Tidak hanya di kota-kota besar, kota kecil seperti Blora juga tidak luput dari incaran. Apalagi beberapa bulan belakangan ini terkuak kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang berhasil ditangkap Polres Blora.

Untuk terus menekan peredaran narkoba tersebut, pada Selasa (29/3) aparat gabungan dari Polres Blora, TNI, Kejaksaan, dan pihak terkait kembali melakukan operasi besar-besaran. Puluhan petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Blora yang diduga menjadi sarang peredaran barang haram tersebut.

Dengan dipimpin Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah, razia mulai dilakukan ke Lapas yang berada di Jl.Abu Umar Kota Blora mulai pukul 09.30 WIB. Secara bergantian petugas menggeledah semua kamar tahanan dan memeriksa barang bawaan yang mencurigakan.

Sambil menunggu hasil tes urine, para narapidana penghuni Lapas Blora
diberikan bimbingan dari petugas Polres Blora. (foto: resbla)
Semua narapidana sejumlah 184 orang juga tidak luput dari pemeriksaan. Polres Blora bersama petugas tenaga medis Bidang Dokes langsung melakukan tes urine kepada seluruh narapidana atau warga binaan Lapas Blora. Satu persatu urine diperiksa dan diuji oleh tim untuk mengetahui ada atau tidaknya penghuni lapas yang terlibat pernah mengkonsumsi narkoba.

Kapolres Blora AKBP Dwi Indra Maulana diwakili Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penggeledahan ruang tahanan tidak ditemukan barang-barang mencurigakan.

“Kami tidak menemukan barang mencurigakan ataupun benda tajam seperti gunting atau pisau. Sedangkan dari hasil tes urine juga nihil, tidak ada narapidana yang positif menggunakan narkoba. Meskipun demikian kami meminta agar pihak Lapas tetap waspada jika sewaktu-waktu ada jaringan yang masuk membawa narkoba. Kami minta untuk terus berkoordinasi dengan kepolisian,” ujar AKP Abdul Fatah.

Ia menyatakan bahwa tujuan diadakannya razia atau sidak ke lingkungan lapas adalah untuk mempersempit ruang gerak para pelaku dan pengedar narkoba yang disinyalir berada di dalam lapas. Seperti diketahui, akhir-akhir ini banyak terkuak jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas.

Menurutnya razia narkoba serupa juga akan terus dilakukan. Tidak hanya menyasar lapas, razia harkoba juga akan digelar di beberapa tempat hiburan malam, lingkungan kos-kosan hingga pemukiman penduduk yang dicurigai menjadi sarang peredaran narkoba.

“Razia narkoba akan kami gencarkan selama satu bulan kedepan di seluruh wilayah Kabupaten Blora,” pungkasnya. (ag-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved