Blora on News :
Home » , » Bupati : Tak Hanya Pasar Induk, Pasar Rel di Lahan PT.KAI Juga Akan Dipindah

Bupati : Tak Hanya Pasar Induk, Pasar Rel di Lahan PT.KAI Juga Akan Dipindah

infoblora.com on Mar 15, 2016 | 2:00 PM

Bupati Blora H.Djoko Nugroho. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Pemkab Blora nampaknya tidak hanya memindah Pasar Induk ke wilayah Gabus Kelurahan Mlangsen, namun Pasar Rel yang menempati lahan milik PT.KAI juga akan dipindahkan bersamaan dengan Pasar Induk di satu lokasi yang sama.

“Tidak hanya Pasar Induk yang akan dipindah, tahun depan Pasar Rel juga akan dipindah sekaligus agar lebih tertata di satu kawasan yang luas. Tidak menempati lahan milik PT.KAI lagi, sehingga jika sewaktu-waktu tanah tersebut diminta oleh BUMN yang bergerak di bidang perkeretaapian itu tidak repot,” ucap Bupati Blora H.Djoko Nugroho.

Untuk diketahui pedagang di Pasar Rel yang berada di selatan Pasar Induk Blora selama ini menempati jalur bekas rel kereta api milik PT.KAI sepanjang 500 meter lebih mulai perempatan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab.Blora wilayah Kelurahan Jetis hingga Jl.Sumodarsono di Kelurahan Mlangsen.

Bupati ingin penataan pasar bisa dilakukan sekaligus dengan pemindahan. Pedagang Pasar Induk dan Pasar Rel akan dijadikan satu dalam satu kawasan pasar besar yang terintegrasi dengan terminal angkot dan pasar burung.

“Pasar akan dijadikan satu menjadi 4 blok sesuai komoditas dagangan di Gabus Kelurahan Mlangsen. Lahan milik Pemkab sudah ada, nanti akan diberikan parkir yang luas untuk bongkar muat dan terminal angkot,” lanjutnya.

Ia memaparkan bahwa setidaknya dalam pembangunan pasar tahun depan itu akan dibagi menjadi empat blok. Blok A, B, C dan D, masing-masing dipisahkan dengan jalan yang cukup lebar agar bisa dilalui kendaraan untuk distribusi barang. Setiap blok menjual komoditas barang yang berbeda, seperti blok khusus sayur dan bumbu basah, blok pakaian, blok barang perkakas rumah tangga, dll.

“Pedagang akan dipindah semua ke pasar yang baru tanpa pengecualian. Nanti akan segera disosialisasikan lewat Disperindagkop UMKM. Tahun ini fokus pemadatan lahan terlebih dahulu,” tegasnya.

Menurutnya pemindahan baru akan dilaksanakan setelah pembangunan pasar di lokasi baru selesai dilakukan. Pedagang masih diperbolehkan jualan di pasar lama, sehingga tidak ada relokasi sementara. (rs-infoblora)
Share this article :

1 komentar:

david prasetyo said...

Terus tanah yang dibuat pasar induk yg sekarang dibuat apa jika semua pedagang dipindahkan.? Terima kasih

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved