Blora on News :
Home » , » Berangkat Dini Hari, Wisatawan Lokal Berburu Gerhana di Puncak Pencu Blora

Berangkat Dini Hari, Wisatawan Lokal Berburu Gerhana di Puncak Pencu Blora

infoblora.com on Mar 9, 2016 | 2:00 PM

Beberapa wisatawan lokal sedang mengamati terjadinya gerhana matahari dari puncak Pencu, Rabu pagi (9/3) dalam keadaan langit berkabut tipis. (foto: tio-infoblora)
BLORA. Gerhana matahari yang terjadi pada Rabu pagi (9/3) mulai pukul 06.20 WIB hingga 08.35 WIB di wilayah Kabupaten Blora, bertepatan dengan libur nasional Hari Raya Nyepi ternyata membuat sejumlah wisatawan lokal merelakan waktunya untuk mendaki Puncak Pencu.

Bukan tanpa alasan, Puncak Pencu yang merupakan titik tertinggi di Kabupaten Blora mereka jadikan spot utama untuk melihat proses terjadinya gerhana matahari. Dari ketinggian hampir 500 mdpl, para wisatawan lokal tampak asik memandangi arah timur mulai matahari terbit hingga terjadinya gerhana di atas hamparan hijau hutan jati.

“Saya tadi berdelapan berangkat dari rumah dini hari, pukul 03.30 WIB, sampai sini pas adzan subuh hanya ingin menyaksikan proses terjadinya gerhana dengan pemandangan alam yang hijau di atas perbukitan. Alhamdulillah kesampaian,” ujar Riki (20) warga Desa Ngrayun Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang.

Berbekal kamera, kacamata dan handpone, Riki dan kawan kawan asik mengabadikan momen matahari terbita hingga proses terjadinya gerhana hingga selesai. “Dengan kacamata ternyata kelihatan jelas, apalagi saat diselimuti kabut tipis justru lebih jelas gerhananya,” ungkap Riki.

Indra Beny wisatawan dari Pekalongan sedang sibuk mengamati gerhana
menggunakan kamera. (foto: tio-infoblora)
Begitu juga dengan Indra Beny (36) warga Kajen Kabupaten Pekalongan yang rela datang pagi-pagi buta bersama kelima temannya untuk menonton gerhana dari Puncak Pencu. Tanah yang basah dan bebatuan licin tidak mengurangi semangat mereka untuk mendaki hingga puncak.

“Mumpung libur, saya sempatkan pulang kampung menjenguk Ibu saya di Blora sekalian nonton gerhana bersama teman-teman di Pencu. Saya baru pertama kali kesini dan ternyata pemandangannya bagus sehingga lebih asik mengamati terjadinya gerhana dari puncak sini,” ujar Indra Beny sembari meneropong gerhana memakai kamera.

Tidak hanya Riki dan Indra Beny bersama teman-temannya, puluhan wisatawan lokal dari Blora dan sekitarnya juga rela sejak dini hari naik ke Bukit Pencu untuk menikmati pemandangan alam sembari menunggu proses gerhana matahari.

Berdasarkan pengamatan tim Info Blora, gerhana di Puncak Pencu sendiri terjadi mulai pukul 06.22 WIB dimana matahari mulai tertutup bulan dari arah atas. Secara perlahan turun hingga menutup sebagian besar lingkaran matahari sebesar 80 persen. Pada pukul 07.20 WIB mulai berangsur-angsur normal kembali.

Cuaca di Puncak Pencu saat terjadinya gerhana matahari sedang cerah, sehingga tidak mudah diamati langsung oleh mata. Sedangkan saat matahari mulai berangsur normal, baru sedikit tertutup kabut tipis sehingga terlihat jelas gerhana sebagian.

Kabupaten Blora sendiri tidak masuk dalam wilayah gerhana matahari total. Daerah yang mengalami gerhana matahari total hanya meliputi wilayah Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan, Sulawesi Tengah, hingga Ternate. (ag-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved