Blora on News :
Home » , , » Bangun Pasar Induk, Pasar Burung & Sub Terminal, Pemkab Sediakan Lahan 2,5 Ha

Bangun Pasar Induk, Pasar Burung & Sub Terminal, Pemkab Sediakan Lahan 2,5 Ha

infoblora.com on Mar 12, 2016 | 8:00 AM

Seorang pelajar melintasi lahan milik Pemkab Blora yang akan digunakan untuk membangun Pasar Induk, Pasar Burung dan Sub Terminal di wilayah Gabus Kelurahan Mlangsen. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Ternyata bukan hanya Pasar Induk Blora yang akan dipindah dan dibangun di kawasan Gabus Kelurahan Mlangsen, namun Pemkab juga akan membangun kawasan terpadu yang terintegrasi antara Pasar Induk, Pasar Burung dan Sub Terminal Angkot untuk bongkar muat barang perdagangan.

Bahkan untuk mewujudkan rencana pembangunan Pasar Induk, Pasar Burung dan Sub Terminal tersebut, Pemkab telah menyediakan lahan seluas 2,5 hektar are (ha) di kawasan Gabus Jl.MR Iskandar km 2. Hal tersebut disampaikan Bupati H.Djoko Nugroho melalui Kabag Humas dan Protokol, Irfan Agustian Iswandaru, Jumat (11/3) kemarin.

“Lahan yang akan dipakai untuk pemindahan Pasar Induk, pembangunan Pasar Burung serta Sub Terminal merupakan tanah milik Pemkab bekas tanah bengkok yang kini berupa persawahan di depan SPBU Gabus,” ucap Irfan, menyampaikan pesan Bupati.

Menurutnya, pembangunan baru akan dilakukan pada tahun 2017. “Sementara tahun 2016 ini akan dilakukan pemadatan lahan terlebih dahulu, karena masih berupa area persawahan. Sosialisasi pemindahan pasar induk juga akan dilakukan tahun ini agar para pedagang paham mekanisme pemindahan dan tujuan pemindahan pasar. Pemkab akan menggandeng Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UMKM,” lanjut Irfan.

Ia mengatakan bahwa Bupati menghendaki pemindahan pasar induk dari lokasi lama di tengah kota digeser sejauh 2 km ke arah selatan guna pemerataan pembangunan. “Lokasi pasar lama di tengah kota sudah tidak memenuhi standart, apalagi lahannya sangat terbatas. Tidak ada tempat parkir dan lahan bongkar muat barang yang luas sehingga sering menimbulkan kemacetan,” ujar Irfan.

Perpindahan lokasi sejauh 2 km ke arah selatan menurut Bupati tidak akan menimbulkan permasalahan besar. “Hanya digeser ke selatan, tidak terlalu jauh dari kota. Setelah dilakukan sosialisasi pasti pedagang dan warga akan memahaminya. Kalau saat ini ada pro kontra itu wajar,” jelasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved