Blora on News :
Home » , , » Jembatan Kali Wayang Ambles Pasca Banjir, Pembangunan Minta Dipercepat

Jembatan Kali Wayang Ambles Pasca Banjir, Pembangunan Minta Dipercepat

infoblora.com on Feb 12, 2016 | 12:30 PM

Jembatan Kali Wayang penghubung pusat Desa Sumber menuju Dukuh Jompong yang ambles, hanya bis dilalui motor dengan hati-hati. (foto: and-infoblora)
BLORA. Jembatan Kali Wayang penghubung pusat Desa Sumber menuju Dukuh Jompong yang beberapa hari lalu tergenang banjir ternyata pada Jumat pagi (12/2) ambles. Amblesnya jembatan disebabkan karena pondasi di sisi timur jebrol, dimungkinkan karena tergerus air yang sangat deras saat terjadi banjir. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Sumber Kecamatan Kradenan, Zaky Bachroni S.Psi saat dihubungi tim Info Blora, Jumat siang (12/2).

“Jembatan ini memang sudah tua dan sudah saatnya diremajakan. Kabarnya tahun ini sudah mendapatkan jatah perbaikan dari DPU Blora. Namun justru keduluan banjir sehingga pondasi jembatan sisi timur tidak kuat dan ambrol. Warga kami takut jika benar-benar ambrol sebelum diperbaiki maka akses transportasi antar dukuh disini bisa putus,” ucap Zaky Bachroni.

Menurutnya sesaat setelah pondasi timur ambles, perangkat desa dibantu dengan beberapa warga berinisiatif mengurug jembatan dengan tanah yang dimasukkan ke dalam karung plastik. Tetapi ini sifatnya penanganan darurat. “Kami berharap agar segera ada penanganan permanen agar jembatan bisa dibangun lebih kokoh,” lanjut Zaky.

Ia mengatakan bahwa pihak desa juga sudah membuat surat laporan amblesnya jembatan akibat bencana banjir kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora.

“Surat sudah kami kirim ke BPB Blora dan semoga segera direspon. Sementara itu pihak desa sendiri Sabtu pagi besok akan melakukan kerja bakti di sekitar jembatan agar kerusakan yang terjadi tidak semakin parah,” ujar Zaky.

Dirinya berharap semoga segera ada tindakan darurat untuk penanganan jembatan atau mempercepat pembangunan jembatan Kali Wayang yang kabarnya sudah dianggarkan di APBD 2016.

“Jembatan ini merupakan akses utama warga dan anak-anak sekolah di MTs Hasyim Asyari. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa dipastikan kegiatan belajar mengajar akan terganggu karena akses jembatan tidak bisa dilalui,” pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan pengamatan di lapangan, memang badan jembatan yang terbuat dari kayu ini sudah berusia cukup tua. Pondasi di sisi timur bagian selatan tampak sudah diurug dengan karung plastik berisi tanah yang ditahan dengan batang bambu.


Sedangkan di sisi utara, pondasi ambles sehingga hanya separuh badan jalan yang bisa dilalui kendaraan jenis roda dua. Kendaraan roda empat sudah tidak diperbolehkan masuk. Para pengguna jalan yang melintas juga diminta hati-hati karena dimungkinkan jika hujan turun lagi dengan intensitas tinggi berpotensi ambles lebih parah. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved