Blora on News :
Home » , , » Gratis, Lontong Cap Go Meh Laris Manis Diserbu Warga di Teras Klenteng Blora

Gratis, Lontong Cap Go Meh Laris Manis Diserbu Warga di Teras Klenteng Blora

infoblora.com on Feb 22, 2016 | 7:00 PM

Sajian Lontong Cap Go Meh di teras Klenteng TITD Hok Tik Bio Blora tidak lama langsung habis diserbu pengunjung. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Perayaan Cap Go Meh pada hari kelimabelas bulan pertama penanggalan tahun Imlek bagi umat Tionghoa di Indonesia tidak lengkap rasanya jika tanpa kuliner khas Lontong Cap Go Meh. Seperti yang dilakukan umat Tionghoa di Blora, pada Senin sore (22/2) untuk menyambut malam Cap Go Meh di halaman Klenteng TITD Hok Tik Bio membagikan kuliner khas Lontong Cap Go Meh kepada para pengunjung sembari menyaksikan atraksi barongsai dan leang leong.

Kuliner khas tahunan yang hanya ada disaat merayakan Cap Go Meh ini pun langsung habis diserbu anak-anak dan orang dewasa yang hadir di halaman klenteng hingga Senin petang tadi. Dengan lahap, mereka menikmati kelezatan Lontong Cap Go Meh yang dimasak ibu-ibu Yayasan Klenteng TITD Hok Tik Bio Blora.

“Saya baru sekali ini ikut merasakan lontong cap go meh, sebelumnya belum pernah. Ternyata enak dan sedikit pedas dengan bumbu sambal gorengnya. Hampir mirip lontong opor namun ini lebih banyak bumbunya,” kata Anis, salah satu pengunjung klenteng.

Lontong Cap Go Meh ala Klenteng Blora. (foto: ag-infoblora)
Sementara itu salah satu penjaga Klenteng TITD Hok Tik Bio Blora, Totok menyatakan bahwa pembagian lontong cap go meh sudah rutin dilakukan setiap tahun dalam rangka mengakhiri peringatan Tahun Baru Imlek di hari kelimabelas bulan pertama.

“Kalau orang islam di Jawa kan ada lebaran ketupat setelah sepekan Idul Fitri. Kalau di umat Tionghoa ini istilahnya Cap Go Meh yakni 15 hari pasca peringatan tahun baru imlek bertepatan saat bulan purnama sambil menikmati lontong cap go meh,” ucapnya.

Menurutnya ini sudah menjadi tradisi umat Tionghoa di Indonesia. Lontong Cap Go Meh hanya ada di Indonesia sebagai wujud akulturasi budaya jawa dan tiongkok. “Di Tiongkok sendiri tidak ada yang namanya lontong cap go meh,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada dasarnya lontong cap go meh adalah masakan adaptasi peranakan Tionghoa Indonesia terhadap masakan asli Indonesia, tepatnya masakan Jawa. Hidangan ini terdiri dari irisan lontong bulat yang melambangkan bulan purnama dengan disajikan bersama sayur opor, lodeh, sambal goreng hati, acar, telur bacem, dan kerupuk. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved