Blora on News :
Home » , , » Bupati Bojonegoro Dukung Pengaktifan Bandara Ngloram Blora, Dengan Syarat

Bupati Bojonegoro Dukung Pengaktifan Bandara Ngloram Blora, Dengan Syarat

infoblora.com on Feb 16, 2016 | 6:25 AM

Bupati Bojonegoro, Suyoto saat meninjau Jemnatan Kali Lusi Bangkle Blora, Minggu (14/2). Ia mendukung jika Blora juga mengajukan untuk mengaktifkan kembali Ngloram. (foto: tq-infoblora)
BLORA. Disela kunjungannya ke Kabupaten Blora pada hari Minggu (14/2) lalu, Bupati Bojonegoro (Jatim) Suyoto saat ditanya tentang tanggapannya mengenai rencana pengaktifan kembali lapangan terbang (lapter) Ngloram di Kecamatan Cepu menjadi sebuah bandara, ternyata dirinya juga mendukung. Namun menurutnya dukungan itu akan Pemkab Bojonegoro lakukan dengan syarat.

“Pada prinsipnya Bojonegoro dan Blora yang berada di perbatasan Jatim-Jateng ini sangat memerlukan bandara untuk menunjang perekonomian, terlebih dengan adanya objek vital nasional berupa migas Blok Cepu. Jika Blora dan Jawa Tengah ingin mengaktifkan lagi Ngloram, saya tentu akan mendukungnya, syaratnya harus sesegera mungkin dan harus dipastikan kapan bisa beroperasi kembali,” ujar Suyoto, ketika berkunjung ke Blora usai mampir ke rumah Pramoedya.

Menurutnya, mana yang lebih cepat bisa membangun sebuah bandara maka ia akan mendukungnya. “Semuanya butuh bandara, jika Bojonegoro menggantungkan pada Ngloram, tetapi realisasinya tak kunjung dilakukan, ya percuma. Kita pengennya secepatnya. Keduanya sama-sama mengajukan pembangunan bandara baik Bojonegoro maupun Blora, mana yang lebih dahulu bisa, itu yang kita dukung. Semoga Blora dan Jawa Tengah juga terus berpacu,” jelasnya.

“Saat ini pembangunan bandara di Bojonegoro sejatinya sudah masuk dalam rencana tata ruang di Pemprov Jatim. Sehingga upaya untuk mewujudkan itu memang terus kami lakukan. Namun jika Ngloram prospeknya lebih bagus dan bisa lebih cepat direalisasikan, maka Bojonegoro akan menghentikan usaha pembangunan bandara,” lanjut Kang Yoto, sapaan akrab Suyoto.

Menurutnya saat ini panjang landasan di Ngloram baru ada 900 meter. Perlu diperpanjang hingga 2000 meter atau 2500 meter agar pesawat berbadan besar bisa mendarat di bandara tersebut nantinya.

Sekedar diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Blora belum lama ini juga pernah menyatakan bahwa pengaktifan kembali Ngloram menjadi sebuah bandara merupakan salah satu program kerja Pemprov Jateng. Pihaknya bersama-sama dengan Pemkab Blora terus berusaha berkomunikasi dengan Kementerian ESDM selaku pemilik lahan di Ngloram agar bisa diaktifkan kembali menjadi sebuah bandara. (ag-infoblora)
Share this article :

1 komentar:

Bambang Pashter said...

Ayo kang yoto jangan mau mengalah sama blora jateng.perjuangkan lapter bojonegoro.aku ykin kang yoto bisa..

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved