Blora on News :
Home » , » Bina Marga : Jalan Nasional Rembang-Blora-Cepu Tahun ini Hanya Tambal Sulam

Bina Marga : Jalan Nasional Rembang-Blora-Cepu Tahun ini Hanya Tambal Sulam

infoblora.com on Feb 5, 2016 | 10:30 AM

Jalan Rembang-Blora-Cepu meskipun kini menjadi jalan nasional, namun belum mendapatkan perbaikan konstruksi, hanya tambal sulam tahun 2016 ini. (foto: rs-ib)
BLORA. Harapan warga masyarakat Kabupaten Blora untuk bisa menikmati mulusnya jalan Rembang-Blora-Cepu seiring dengan berubahnya status jalan provinsi menjadi jalan nasional di awal tahun 2016 ini nampaknya belum bisa dirasakan.

Pasalnya Bina Marga Kementerian PU wilayah pantura timur Jateng yang mengampu pengelolaan jalan nasional Kudus-Rembang-Sarang dan Rembang-Blora-Cepu tidak mendapatkan anggaran perbaikan jalan yang besar di tahun 2016 ini. Sehingga perbaikan konstruksi jalan tidak bisa dilakukan, melainkan hanya tambal sulam.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pantura timur Rembang batas Jatim Bina Marga Jateng, Suratno, Kamis (4/2) kemarin mengemukakan bahwa tahun 2016 ini pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan konstruksi jalan pantura timur Jateng dan Rembang-Blora-Cepu.

“Anggaran perbaikan atau peningkatan jalan di Jateng tahun ini memang mengalami penurunan cukup drastis. Anggaran infrastruktur jalan Jateng tahun ini banyak yang tersedot untuk penyempurnaan jalan tol Ruas Semarang- Solo-Kertosono. Untuk Jalan Pantura mulai Kudus hingga perbatasan Jateng-Jatim tidak kebagian anggaan. Tidak adanya perbaikan itu juga berlaku bagi jalan nasional baru ruas Rembang- Blora-Cepu,” ucapnya.

Oleh sebab itu, menurutnya tahun ini jalan Pantura timur dan ruas Rembang-Blora-Cepu hanya akan menerima pemeliharaan dengan model tambal sulam saja dan pembersihan saluran. Pemeliharaan tersebut akan dilakukan dengan mengutamakan titik kerusakan terparah. Sebagian tambal-sulam dilakukan oleh rekanan, dalam hal ini PT Bangun Makmur Utama (BMU).

Ia mengatakan bahwa PPK batas Jatim saat ini dipasrahi jalan nasional dengan panjang total 185 kilometer. Mulai dari Jembatan Tanggulangin Kudus hingga perbatasan Jateng- Jatim di Kecamatan Sarang, serta ruas Rembang-Blora-Cepu.

“Rembang-Blora hingga Cepu saja panjangnya sekitar 71 kilometer dan butuh penanganan serius agar bisa benar-benar menjadi jalan nasional,” jelas Suratno.

Ia menyebutkan, anggaran pemeliharaan untuk Jalan Pantura timur dan Rembang-Cepu tahun ini hanya sebesar Rp 21 miliar. Dengan sasaran penanganan hingga 185 kilometer, maka jika dibagi rata, setiap satu kilometer hanya akan mendapatkan alokasi sekitar Rp 100 juta saja.

“Dana sebesar itu tidak cukup untuk melakukan perbaikan konstruksi di jalan sepanjang 185 km mulai Kudus-Rembang batas Jatim dan Rembang-Blora-Cepu. Kami akan mengajukan anggaran perbaikan yang lebih besar di tahun anggaran berikutnya,” pungkasnya.

Sementara itu berdasarkan pengamatan Info Blora, sejak seminggu lalu petugas Bina Marga mulai melakukan tambal sulam di jalan Blora-Cepu masuk wilayah Kecamatan Sambong. Beberapa petugas mulai menambal jalan-jalan bergelombang dan lubang dengan aspal sekitar Jembatan Timbang Sambong. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved