Blora on News :
Home » , » Pj.Bupati : Pertengahan Januari Hasil Penelitian Pencemaran Bentolo Akan Diumumkan

Pj.Bupati : Pertengahan Januari Hasil Penelitian Pencemaran Bentolo Akan Diumumkan

infoblora.com on Jan 5, 2016 | 2:00 PM

Pj.Bupati Blora Ihwan Sudrajat. (foto: tq-ib)
BLORA. Meskipun saat ini sudah masuk musim hujan dimana air Waduk Bentolo di Desa Tinapan Kecamatan Todanan sudah kembali normal dengan kondisi yang jernih serta dapat dimanfaatkan kembali untuk air PAM, namun keingintahuan warga setempat untuk mengetahui hasil penelitian terkait dugaan pencemaran waduk saat musim kemarau lalu masih kuat.

Pasalnya beberapa waktu lalu Penjabat (Pj) Bupati Blora sendiri telah berjanji akan membuka blak-blakan hasil penelitian yang dilakukan tim ahli dari Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UGM Yogyakarta tersebut.

Saat dihubungi, Senin (4/1) kemarin Pj.Bupati Blora Ihwan Sudrajat menjelaskan bahwa tim PSLH UGM sudah meminta waktu untuk memaparkan hasil penilitiannya terkait dugaan pencemaran waduk yang ada di belakang Pabrik Gula PT.GMM ini.

“Tim PSLH UGM sudah minta waktu pada saya untuk memaparkan hasil penelitiannya terkait Waduk Bentolo. Kami mengagendakan pemaparan itu minggu depan,” kata Ihwan Sudrajat.

Menurutnya, sebelum dibuka untuk diumumkan ke publik sebaiknya dirinya terlebih dahulu harus mengetahui dan memahami 5W+1H hasil penelitian Waduk Bentolo yang diduga tercemar. Antara lain meliputi sebabnya apa, mengapa bisa tercemar, mulai kapan, bagaimana serta penjelasan lain agar tujuan pemaparan itu bisa memperjelas masalah secara transparan dan penanganannya jelas.

“Jika minggu depan tim PSLH melakukan pemaparan hasil penelitian di depan Pemkab, setidaknya paling awal pada pertengahan Januari nanti sudah bisa saya umumkan ke publik,” tegas Ihwan Sudrajat.

Sekedar diketahui, untuk mengatasi dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi di Waduk Bentolo pada saat musim kemarau lalu, Pemkab Blora menggandeng PSLH UGM untuk meneliti penyebab pencemaran waduk yang lokasinya berdekatan dengan industri Pabrik Gula tersebut.

Pemkab menurunkan PSLH setelah Waduk Bentolo diduga tercemar sebanyak tiga kali sehingga keadaan airnya saat tu memprihatinkan dengan warna hitam dan mengeluarkan bau busuk. Bahkan airnya tidak bisa dimanfaatkan untuk PAM dan kebutuhan minum ternak.

Namun saat ini air waduk sudah kembali bersih dan PAM sudah memanfaatkannya untuk mensuplay kebutuhan air bersih di dua kecamatan yakni Kunduran dan Ngawen. “Sejak awal November air waduk sudah kembali jernih sehingga PAM sudah bisa memanfaatkannya. Setelah sebelumnya selama 3 bulan berhenti beroperasi karena tercemar,” jelas operator Waduk Bentolo, Sugondo. (whn-ws | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved