Blora on News :
Home » , » KLB Demam Berdarah, 3 Nyawa Warga Blora Melayang di Januari 2016

KLB Demam Berdarah, 3 Nyawa Warga Blora Melayang di Januari 2016

infoblora.com on Jan 27, 2016 | 12:30 AM

Salah satu pasien penderita DBD di rumah sakit. Hingga saat ini sudah ada 3
pasien yang meninggal dunia. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Penyakit demam berdarah dengue (DBD) benar-benar mengancam kesehatan bahkan nyawa warga Blora beberapa pekan ini. Apalagi akhir Januari ini bertepatan dengan puncak musim hujan, dimana kelembaban sangat tinggi sehingga sangat mendukung perkembangbiakan nyamuk Aides Aigepty penyebab DBD.

Berdasarkan data yang ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, hingga pekan keempat bulan Januari sudah ada 3 nyawa melayang akibat penyakit yang penularannya disebarkan oleh nyamuk ini.

Kepala Dinkes Blora dr.Henny Indriyanti mengatakan bahwa dalam sebulan di Tahun 2016 hingga akhir Januari sudah ada penderita DBD sebanyak 95 lebih yang dirawat di rumah sakit, 3 diantaranya meninggal dunia.

“Kondisi ini sudah masuk kategori kejadian luar biasa, apalagi setiap hari terus saja bertambah pasien yang masuk ke rumah sakit dengan diagnosa menderita DBD,” tegas dr.Henny, Selasa (26/1) kemarin.

Sedangkan 3 korban yang meninggal dunia menurutnya berasal dari Kecamatan Blora Kota, Tunjungan serta Kedungtuban. Masing-masing wilayah tersebut jatuh satu korban jiwa usia anak-anak.

Dengan kondisi seperti ini, Dinkes meminta warga masyarakat lebih waspada terhadap penyebaran penyakit DBD di lingkungan sekitar dan memahami ciri-ciri atau gejala penyakit demam berdarah.

“Jika ada anggota keluarga yang menderita demam hingga 3 hari belum turun juga, harap segera memeriksakannya ke dokter terdekat atau puskesmas agar bisa dicek trombosit darahnya. Karena biasanya gejala DBD berawal dari demam yang tinggi hingga beberapa hari,” ucap dr.Henny.

Sementara itu pihak Dinkes sendiri akan menggencarkan pembasmian nyamuk dengan teknik fogging atau pengasapan di sejumlah wilayah yang dinyatakan endemis. Warga juga diminta mengintensifkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara efektif dengan gerakan 4 M yakni menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup tempat penampungan air, mengubur barang-barang yang bisa menimbulkan genangan air dan memantau perkembangan jentik nyamuk. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved