Blora on News :
Home » , » KLB DBD : Dinkes Blora Gencarkan Fogging, Warga Diminta Galakkan PSN

KLB DBD : Dinkes Blora Gencarkan Fogging, Warga Diminta Galakkan PSN

infoblora.com on Jan 27, 2016 | 8:30 AM

Petugas fogging Dinas Kesehatan Blora melakukan pengasapan di lingkungan sekolah. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Status kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Blora disigapi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat dengan mulai menggalakkan pengasapan atau fogging di sejumlah wilayah endemis hingga ke sekolah-sekolah secara serentak.

Kepala Dinkes Blora dr.Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman, Lilik Hernanto mengatakan bahwa sejak hari Selasa (26/1) kemarin pihaknya mulai melakukan fogging secara serentak di pemukiman penduduk yang endemis DBD dan sekolah mulai TK, SD, SMP hingga SMA sederajat.

Diberitakan sebelumnya, penderita DBD di Blora dalam satu bulan ini hampir mendekati angka 100 orang dan 3 orang dinyatakan meninggal akibat penyakit yang disebarkan nyamuk Aides Aigepty ini.

“Fogging kami lakukan untuk mencegah bertambahnya penderita DBD khususnya anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya masih lemah. Sehingga sekolah menjadi sasaran utama kegiatan fogging selain pemukiman penduduk,” kata Lilik Hernanto, Rabu (27/1).

Menurutnya nyamuk penyebab DBD aktif melakukan gigitan pada saat pagi hari antara pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB, dimana saat itu banyak anak-anak yang sedang mengikuti pelajaran di sekolah. Sehingga sebisa mungkin kondisi sekolah harus bersih dari sarang nyamuk.

“Kemarin kegiatan fogging sudah mulai dilaksanakan di sejumlah sekolah yang ada di Kota Blora mulai PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA sederajat. Hari ini pun akan dilanjutkan pengasapan di sekolah lainnya,” ucapnya.

Namun ia mengaku bahwa fogging bukan menjadi cara utama untuk membasmi keberadaan nyamuk penyebab DBD. Fogging hanya mematikan nyamuk dewasa, sedangkan telur nyamuk dan jentik-jentiknya harus dimusnahkan dengan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Kami minta kepada warga masyarakat dan warga sekolah untuk giat melakukan PSN di lingkungan masing-masing. PSN dilakukan dengan gerakan 4 M yakni menguras, menutup, mengubur dan memantau perkembangan jentik nyamuk. Jika memiliki tempat penampungan air yang besar dan susah dikuras secara rutin maka pakailah bubuk abate,” pungkasnya. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved