Blora on News :
Home » , » Djoko-Arief Berharap Akhir Januari Bisa Dilantik Jadi Pemimpin Blora 2016-2021

Djoko-Arief Berharap Akhir Januari Bisa Dilantik Jadi Pemimpin Blora 2016-2021

infoblora.com on Jan 2, 2016 | 10:00 AM

Pasangan Djoko-Arief bersama para pimpinan partai pendukung saat merayakan kemenangan, belum lama ini. (foto: tio-ib)
BLORA. Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Blora terpilih hasil Pilkada 9 Desember 2015 lalu, yakni H.Djoko Nugroho - H.Arief Rohman, SIP, M.Si saat ini berharap agar pelantikannya bisa segera digelar pada akhir Januari 2016.

Harapan itu disampaikan H.Arief Rohman, SIP, M.Si ketika dihubungi, Sabtu (2/1). Ia menginginkan agar pelantikan bisa segera dilaksanakan paling tidak akhir Januari sehingga bisa segera bekerja dengan Pak Kokok (sapaan akrab Djoko Nugroho) untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Blora mulai 2016 hingga 2021.

“Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan melakukan pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak dengan dua tahapan. Tahap pertama bagi daerah yang tidak terjadi sengketa hasil pilkada akan dilaksanakan pelantikan di awal 2016, bulan Januari. Sedangkan yang ada sengketa hasil pilkada akan dilakukan Maret 2016 menunggu putusan MK,” ungkapnya, Sabtu (2/1).

“Untuk memastikan pelaksanaan pelantikan itu, saat ini saya sedang berada di Jakarta. Semoga SK Mendagri tentang pelaksanaan pelantikan kepala daerah segera turun sehingga persiapan pelantikan bisa secepatnya dilakukan,” lanjutnya.

Menurutnya, mekanisme pelantikan kepala daerah harus melalui surat usulan yang dibuat DPRD ditujukan ke Mendagri melalui Gubernur. Bolanya sekarang ada di tangan Ketua DPRD Blora. Ketua DPRD Blora harus mengajukan surat usulan pelantikan kepala daerah melalui Gubernur ke Mendagri. Infonya Senin atau Selasa awal pekan besok suratnya baru akan dikirim, kata Arief Rohman.

Selain mengawal terbitnya SK Mendagri tentang kepastian pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak, tujuan H.Arief Rohman berada di Jakarta juga untuk mencari potensi pusat untuk bisa ditarik ke Blora.

“Semua potensi pusat yang bisa ditarik ke Blora, akan saya usahakan maksimal agar bisa turun ke Blora. Kita di daerah perlu banyak dukungan pusat untuk melakukan pembangunan baik pembangunan ekonomi maupun infrastruktur. Sehingga perlu banyak melakukan lobi-lobi politik dengan pusat,” ucap Arief Rohman.

Ia berkeinginan setelah dilakukan pelantikan nanti bisa segera mewujudkan janji-janji kampanye nya untuk membangun Blora yang lebih sejahtera dan bermartabat. Sesuai dengan visi-misinya yakni Menuju Blora Sejahtera dan Bermartabat.

“Agar visi tersebut bisa diwujudkan, perlu dilakukan kondolidasi internal dengan seluruh jajaran SKPD, Dinas, Camat hingga Lurah/Kades untuk menyatukan visi pembangunan di Kabupaten Blora lima tahun kedepan. Itu akan kami lakukan setelah pelantikan,” pungkasnya.

Diketahui bersama bahwa pasangan Djoko-Arief yang diusung Nasdem, PKB, Hanura dan didukung PKS, PPP ini telah secara resmi ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilkada Blora 2015 dengan raihan suara 51,17 persen pada rapat pleno terbuka 22 Desember lalu. Ia berhasil mengalahkan pasangan Abu Nafi-Dasum dari PDIP-Gerindra dan Kusnanto-Sutrisno dari Golkar-Demokrat. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved