Blora on News :
Home » , , » Dijemput di Asrama Donohudan, 4 Warga Eks Gafatar Dipulangkan ke Blora

Dijemput di Asrama Donohudan, 4 Warga Eks Gafatar Dipulangkan ke Blora

infoblora.com on Jan 31, 2016 | 10:00 AM

Pemulangan warga eks Gafatar dari Kalimantan, ternyata ada 4 warga Blora di dalamnya. (foto: is-ib)
BLORA. Tidak disangka, ternyata warga Kabupaten Blora ada yang menjadi anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Diketahui bersama, Gafatar merupakan sebuah organisasi yang disinyalir mengajarkan ajaran menyimpang dan tidak sesuai dengan ajaran Islam, sampai-sampai terindikasi akan mendirikan negara baru di Kalimantan Barat (Kalbar).

Keputusan Pemprov Kalbar untuk memulangkan semua anggota eks Gafatar ke Pulau Jawa pun turut memulangkan ratusan orang ke Jawa Tengah, dimana ada 4 warga Blora berada didalamnya. Sesampainya di Jateng, mereka pun ditampung dan dikarantina di asrama haji Donohudan Boyolali sebelum dipulangkan ke masing-masing kota/kabupaten.

Sedangkan berdasarkan instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pemulangan anggota eks Gafatar ke kota/kabupaten harus melalui proses penjemputan dari pemerintah daerah. Sehingga pada Sabtu (30/1) kemarin Pemkab Blora melalui Kantor Kesbangpol dan beberapa dinas terkait melakukan penjemputan 4 warga Blora ke Asrama Donohudan Boyolali.

Keluarga eks Gafatar asal Blora yang dipulangkan. (foto: humbla)
Kepala Kesbangpol Blora, Anang Sri Danaryanto menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirim tim untuk menjemput 4 warga eks Gafatar asal Blora yang sejak beberapa hari lalu dikarantina di Donohudan Boyolali.

“Kami dari Kesbangpol bersama Polres Blora dan Kodim 0721 Blora menjemput 4 warga eks Gafatar untuk pulang ke kampung halamannya. 4 orang ini aslinya warga Desa Bogowanti Kecamatan Ngawen, namun sejak tahun 2007 merantau ke Jakarta,” kata Anang, kemarin.

Bersama Kanit 1 Sat IK Aiptu Agus Wibowo wakil Polres Blora dan Dan Unit Kodim 0721 Blora Letda Inf Lukman Hakim, tim Kesbangpol Blora melakukan penjemputan ke Donohudan Sabtu siang kemarin.

Berdasarkan data yang diterima, keempat warga eks Gafatar asal Desa Bogowanti Kecamatan Ngawen tersebut masih satu keluarga yang terdiri dari Bapak, Ibu dan kedua anaknya. Mereka adalah Suwardi (40), Titin Nurmiati (34), dan kedua anaknya Dini Nurhayati (12) dan Muhammad Dewan Setiawan (6).

“Setelah kami jemput, keempat warga eks Gafatar langsung kami serahkan kepada keluarga dan kerabatnya di Balaidesa Bogowanti Kecamatan Ngawen dengan disaksikan Camat Ngawen Sunanto, Kapolsek Ngawen AKP Zuwono, Kasat Intel Polres Blora AKP Sigit, Kepala Desa Bogowanti Suyitno, serta para tokoh masyarakat setempat,” lanjut Anang.

Dalam sambutannya, Anang mengatakan bahwa dirinya mewakili Penjabat (Pj) Bupati berkewajiban mengembalikan warga eks Gafatar kepada keluarganya di Desa Bogowanti. Ia berpesan agar Camat Ngawen dan perangkat desa setempat untuk terus memantau serta memberikan pembinaan seperti halnya masyarakat umum lainnya.

“Ini warga anda, jangan diperlakukan beda. Bimbing agar mereka bisa kembali hidup normal tanpa ada tekanan sosial dari lingkungan,” tegas Anang.

Sementara itu Camat Ngawen Sunanto berpesan kepada Daman ayah keluarga eks Gafatar untuk melakukan pendampingan dan pembinaan. Jangan ada diskriminasi di dalam lingkup keluarga. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved