Blora on News :
Home » , » Bangun Tanggul Bengawan Solo, Pemkab Blora Bebaskan 71 Lahan di Kec.Cepu

Bangun Tanggul Bengawan Solo, Pemkab Blora Bebaskan 71 Lahan di Kec.Cepu

infoblora.com on Jan 3, 2016 | 4:30 AM

Kondisi sejumlah bibir tanggul Bengawan Solo di Kecamatan Cepu yang kritis dan rawan longsor berpotensi menimbulkan banjir luapan. (foto: tio-infoblora)
BLORA. Meminimalisir potensi banjir luapan Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Blora, khususnya di wilayah Kecamatan Cepu yang padat penduduk. Pemkab Blora berencana akan melanjutkan pembangunan tanggul beton permanen di bantaran sungai terpanjang se Jawa ini pada tahun 2016.

Sebagai tahap persiapan pembangunan, saat ini Pemkab tengah melakukan pembebasan lahan milik warga di pinggiran sungai sepanjang 1,6 kilometer. Secara bertahap pembebasan lahan dilakukan di wilayah 3 desa yang berada di tepi sungai, yakni Desa Nglanjuk, Desa Sumberpitu dan Desa Getas.

“Pada akhir 2015 kemarin sudah dilakukan pembebasan lahan milik 30 warga. Mereka diberikan ganti untung sesuai harga tanah, bukan ganti rugi. Harga yang diberikan kepada warga sangat layak, bedasarkan dari penilaian tim Appraisal,” ungkap Camat Cepu, Mei Naryono, Sabtu (2/1) kemarin.

Menurutnya pembangunan tanggul sepanjang 1,6 km tersebut perlu membebaskan 71 petak lahan milik warga. “Sisanya akan dibebaskan awal tahun 2016 ini dengan anggaran dari APBD Blora 2016,” lanjut Mei Naryono.

Ia menyatakan bahwa anggaran pembangunan tanggul Bengawan Solo berasal dari ABPN Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Sedangkan pembebasan lahannya menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten didukung APBD Provinsi Jateng.

“Kalau tidak ada halangan dan pembebasan lahan bisa berjalan lancar, secepatnya pembangunan tanggul akan segera dimulai. Ini demi warga masyarakat juga agar tidak terdampak banjir luapan sungai Bengawan,” pungkas Mei Naryono.

Sekedar diketahui, setiap puncak musim hujan Sungai Bengawan Solo selalu berarus deras dan debit airnya tinggi hingga rawan meluap ke pemukiman penduduk. Wilayah Desa Nglanjuk, Sumberpitu hingga Getas merupakan daerah rawan yang sering terdampak banjir luapan sungai sehingga tanggul perlu diperkuat dan ditinggikan.

Pada tahun-tahun sebelumnya pembangunan tanggul Bengawan Solo juga telah dilakukan di pinggiran wilayah Kelurahan Cepu dan Balun. Kini saatnya dilanjutkan ke arah Nglanjuk, Sumberpitu dan Getas. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved