Blora on News :
Home » , » Parade Dalang Blora 2015 : Memukau, Dalang Dewasa Kolaborasi Dengan Dalang Cilik

Parade Dalang Blora 2015 : Memukau, Dalang Dewasa Kolaborasi Dengan Dalang Cilik

infoblora.com on Dec 25, 2015 | 9:30 AM

Dalang cilik jadi penabuh karawitan mengiringi dalang dewasa Ki Nuryanto dalam acara Parade Dalang Blora 2015, kemarin. (foto: rs-ib)
BLORA. Ada yang menarik dalam penyelenggaraan Parade Dalang Blora 2015 yang digelar Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Blora di Gedung Sasana Bakti pada Kamis (24/12) kemarin. Tidak hanya dalang-dalang dewasa yang tampil untuk beradu ketrampilan memainkan wayang, namun para dalang cilik juga turut memeriahkan parade.

Uniknya, para dalang cilik ini tidak ikut berparade memainkan wayang, tetapi tampil menjadi penabuh karawitan pengiring wayang. Sontak hal tersebut membuat para penonton memberikan tepuk tangan. Mereka terpukau ketika dalang anak-anak kecil menabuh gamelan mengiringi pentas wayang dalang dewasa.

Ialah Ki Nuryanto seorang dalang asal Dukuh Pangkat Desa Purwosari Blora yang berinisiatif menampilkan dalang-dalang cilik asuhannya dari Sanggar Seni Cahyo Sumirat untuk menabuh gamelan saat dirinya pentas memainkan wayang.

“Sengaja saya buat kolaborasi dengan dalang cilik untuk menciptakan pengalaman baru bagi anak-anak. Belajar menjadi dalang tidak hanya mengenal tokoh dan cerita pewayangan, namun juga harus paham iringan gamelan. Sehingga dengan cara seperti ini, kedepan saat mereka menjadi dalang profesional akan memahami jenis tetabuhan iringan wayang,” jelas Ki Nuryanto, Jumat dini hari (25/12).

Aksi dalang cilik Ki Alif menabuh kendang saat mengiringi pentas wayang kulit Ki Nuryando di Gd.Sasana Bakti, kemarin. (foto: rs-ib)
Sementara itu, H Sukarno Ketua PEPADI Blora sangat mengapresiasi kreatifitas Ki Nuryanto yang berani menampilkan dalang cilik untuk menjadi pengrawit pengiring wayang. “Ini ide bagus untuk melatih anak-anak agar lebih memahami dunia seni pewayangan. Semoga mereka kelak akan menjadi generasi penerus pelestari wayang kulit di Kabupaten Blora,” ungkapnya.

Setidaknya ada 15 dalang cilik beserta 1 sinden remaja yang mengiringi Ki Nuryanto saat mementaskan lakon Lahire Sang Wisanggeni. Meskipun belum menguasai penuh iringan gamelan, namun dalang-dalang cilik ini sangat antusias menabuh gamelan walau sesekali masih dibimbing oleh pengrawit senior dari Paguyuban Among Raos.

“Saya senang bisa menabuh kendang mengiringi Ki Nuryanto dalam parade dalang kali ini bersama teman-teman. Suatu pengalaman yang baru menabuh gamelan dalam acara resmi yang dilombakan,” kata Alif, salah satu dalang cilik.

Sedangkan keseluruhan, parade dalang diikuti oleh 17 dalang se Kabupaten Blora mulai Kamis pagi (24/12) kemarin pukul 08.00 WIB hingga Jumat dini hari (25/12) pukul 04.30 WIB. “Awalnya ada 19 dalang yang mendaftar untuk mengikuti parade, namun pada akhirnya 2 dalang tidak bisa hadir karena sesuatu hal sehingga hanya ada 17 dalang yang pentas,” pungkas H.Sukarno. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved