Blora on News :
Home » , , » Hebat..!! Cahyo Sumirat, Pusat Pendidikan Pedalangan Cilik di Kabupaten Blora

Hebat..!! Cahyo Sumirat, Pusat Pendidikan Pedalangan Cilik di Kabupaten Blora

infoblora.com on Dec 31, 2015 | 1:30 AM

Akmal, salah satu dalang cilik asuhan Sanggar Seni Cahyo Sumirat saat tampil di Gedung Sasana Bakti belum lama ini. (foto: tq-ib)
BLORA. Selain terkenal sebagai Kota Sate dan Kota Barongan, Blora ternyata juga berpotensi menjadi salah satu kota pelestarian seni pedalangan wayang kulit. Selain telah digelar rutin pentas wayang kulit setiap malam jumat pon yang diselenggarakan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Blora. Ternyata Blora juga memiliki satu sanggar seni yang ditujukan untuk pendidikan dalang-dalang cilik.

Ialah Cahyo Sumirat, sebuah sanggar seni kecil yang berada di Dukuh Pangkat Desa Purwosari Kecamatan Blora Kota yang kini giat mendidik dalang-dalang cilik untuk menjadi generasi penerus dunia pedalangan wayang kulit di Kabupaten Blora.

Dibawah bimbingan Ki Nuryanto, sanggar seni Cahyo Sumirat yang berdiri sejak tahun 2012 ini tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga kini telah memiliki anak didik para dalang-dalang cilik sebanyak 15 orang, dalang dewasa 3 orang, bahkan hingga sinden cilik 2 orang.

“Awalnya saya tidak ada niatan untuk mendirikan sanggar pedalangan untuk belajar memainkan wayang. Namun pada tahun 2012 ada seorang dalang cilik yang meminta saya untuk mengajari bermain wayang. Mungkin karena anak ini cocok dan merasa nyaman saya ajari, sehingga teman-temannya pun ikut bergabung. Dari situlah akhirnya banyak masukan agar saya mendirikan sebuah sanggar pedalangan yang akhirnya diberi nama Cahyo Sumirat,” jelas Ki Nuryanto.

Para dalang cilik asuhan Sanggar Seni Cahyo Sumirat. (foto: rs-ib)
Menurutnya belajar “ndalang” bagi anak-anak bukan hanya bagaimana memainkan wayang yang baik. Menjadi seorang dalang, apalagi bagi anak-anak harus terlebih dahulu mengenali tokoh-tokoh wayang, menguasai berbagai cerita atau lakon pewayangan. Serta yang tidak kalah penting adalah mengenali iringan gamelan dalam pementasan wayang kulit.

“Saat belajar di Cahyo Sumirat, semua dalang-dalang cilik tidak hanya saya ajari tentang materi pewayangan. Namun juga seni karawitan serta gending-gending jawa yang sering dijadikan iringan pementasan wayang. Mereka juga diajarkan tembang (lagu-red) jawa layaknya seorang sinden, karena seorang dalang juga harus bisa nembang,” lanjutnya.

Ia beranggapan bahwa seni pewayangan itu sangat kompleks, terdiri dari dalang, seni karawitan dan sinden yang saling bekerjasama menampilkan pertunjukan wayang sehingga tampak apik dan menghibur.

Dengan dukungan sang istri, Mbak Eny Wulandari yang juga seorang sinden terkenal di Blora. Keberadaan sanggar seni Cahyo Sumirat semakin lengkap untuk mendidik para seniman cilik termasuk para sinden.

Dalam seminggu, anak-anak yang belajar di sanggar seni Cahyo Sumirat berlatih rutin 3 kali pada hari Rabu, Kamis dan Minggu. “Rabu dan Kamis berlatih di sanggar seni yang ada di Dukuh Pangkat Desa Purwosari. Sedangkan pada hari minggunya berlatih karawitan di GOR Mustika dengan memakai gamelan dari Bidang Kebudayaan DPPKKI Blora,” ungkapnya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bidang Kebudayaan DPPKKI Blora yang telah memberikan dukungan fasilitas pembelajaran kesenian jawa berupa peminjaman gamelan yang ada di komplek GOR Mustika. Ini merupakan sebuah dukungan yang baik untuk anak-anak agar lebih semangat belajar kesenian adiluhung warisan leluhur kita,” ucap Ki Nuryanto.

Hingga saat ini sederet prestasi juga telah dicetak oleh Sanggar Seni Cahyo Sumirat, diantaranya pada tahun 2012 sudah berhasil meraih Juara 2 Festival Dalang di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kemudian pada tahun 2014 berhasil meraih predikat penyaji terbaik dalam Festival Dalang Blora.

“Pada tahun 2015 pertengahan kemarin anak didik kami juga mendominasi kejuaraan Festival Dalang Bocah kategori SD-SMP yakni meraih juara II dan harapan I,” bebernya.

Terakhir saat tampil di Parade Dalang Blora 2015, hari Kamis (24/12) lalu di Gedung Sasana Bakti, Sanggar Cahyo Sumirat yang tampil lengkap dengan para dalang cilik dan sindennya berhasil meraih juara 2 dengan lakon Lahire Sang Wisanggeni.

Anak-anak sanggar seni Cahyo Sumirat saat berlatih gamelan pengiring wayang kulit. (foto: tq-ib)
“Tujuan kami menampilkan anak-anak dalam sebuah pementasan atau perlombaan wayang yang utama bukanlah mengejar target juara. Namun untuk menambah jam terbang anak-anak tampil di depan orang banyak sehingga mereka akan mempunyai banyak pengalaman untuk bekal kedepan jika mereka pentas secara individu,” kara Ki Nuryanto.

Seperti halnya yang ia lakukan saat menerima “tanggapan” pentas di sebuah desa, Ki Nuryanto selalu menyertakan para dalang cilik untuk tampil sebagai pembuka sebelum dirinya pentas semalaman.

“Biasanya pada siang harinya dalang-dalang cilik ini saya ajak untuk unjuk kebolehan. Malamnya baru saya yang main, dan mereka ganti menonton. Semua itu sebagai media untuk menambah pengalaman dan jam terbang bagi mereka. Tidak ada paksaan, namun anak-anak sendiri dengan dukungan orang tuanya yang semangat untuk ikut tampil mendalang,” tambahnya.

Pada Agustus kemarin beberapa dalang cilik yang ada di bawah asuhan Sanggar Seni Cahyo Sumirat juga mengikuti acara Temu Dalang Cilik Nusantara 2015 di Solo. Dimana dalam kegiatan ini para dalang-dalang cilik se Indonesia berkumpul untuk bertukar ilmu, saling mengenal, dan belajar bersama kerjasama dengan Pepadi.

Sementara itu untuk sinden cilik, pada Festival Sinden Idol 2015 juga berhasil memperoleh juara saat lomba dilangsungkan di Kota Semarang. Sinden cilik Blora dibawah asuhan Sannggar Cahyo Sumirat yakni Nyi Mayang yang masih sekolah di SMKI Solo ini berhasil mengalahkan para pesaingnya dari Jateng, Jatim dan DIY.

“Kami di Sanggar Cahyo Sumirat sangat membuka lebar pintu belajar bagi siapapun yang ingin mempelajari dunia seni pewayangan. Karena belajar itu tidak mengenal batasan usia dan waktu. Asal ada kemauan ya monggo kita sinau bareng-bareng disini,” pungkasnya. (rs/tq-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved