Blora on News :
Home » , » Gapoktan dan KTNA Blora Tolak Pengalihan Produsen Pupuk Pertanian

Gapoktan dan KTNA Blora Tolak Pengalihan Produsen Pupuk Pertanian

infoblora.com on Dec 6, 2015 | 1:00 AM

Wacana pergantian penyaluran pupuk bersubsidi dari PT.Petrokimia Gresik ke PT.Pupuk Srwijaya (Pusri) ditolak petani Blora. (foto: is-ib)
BLORA. Penolakan pergantian penyaluran pupuk urea bersubsidi dari PT Petrokimia Gresik kepada PT Pupuk Sriwijaya (PUSRI) di Blora cukup kencang. Setelah sebelumnya dari Paguyuban Kios Pupuk, kini penolakan datang dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) se-Kabupaten Blora.

Bahkan mereka membuat surat pernyataan dan mengirimkan surat penolakan kepada Kementerian Pertanian, Menteri BUMN, Komisi IV DPR, Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Blora.

“Intinya kami tidak setuju dengan adanya wacana pergantian dari Petrokimia kepada Pusri,” ungkap salah seorang perwakilan Gapoktan dan KTNA Pramugi PW yang juga Ketua KTNA Blora.

Penolakan itu didasarkan pada alasan selama pupuk bersubsidi disalurkan Pupuk Petrokimia, sampai sekarang tidak pernah ada kelangkaan dan permasalahan. Alasan lain, ketika pupuk urea disalurkan selain Petrokimia Gresik sering terjadi kelangkaan pupuk urea bersubsidi. Hal itu didasarkan jauhnya pengambilan pupuk saat terjadi keterlambatan.

Suriyono salah seorang Ketua Poktan di Kecamatan Cepu menambahkan selama ini kerja sama antara petani dan kios serta produsen cukup baik; serta Petrokimia selalu memberikan program-program seperti sosialisasi pemupukan berimbang, demplot dan pertemuan lainnya dan itu tidak dilakukan oleh produsen lain.

“Dari semua produsen pupuk yang pernah masuk di Blora, hanya Petrokimia Gresik yang sering berinteraksi dengan petani dan masalah harga pupuk tidak ada gejolak,” jelasnya. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved