Blora on News :
Home » , » Ada 27 PSK Kena HIV/AIDS, Warga Blora Diminta Waspadai Penularannya

Ada 27 PSK Kena HIV/AIDS, Warga Blora Diminta Waspadai Penularannya

infoblora.com on Dec 18, 2015 | 6:30 AM

Warga Blora diminta mewaspadai penularan HIV/AIDS mengingat sudah ada 27 PSK positif terjangkit penyakit yang menyerang kekebalan tubuh ini. (foto: ilustrasi)
BLORA. Adanya 27 pekerja seks komersial (PSK) yang terdeteksi positif mengidap HIV/AIDS patut diwaspadai. Apalagi PSK tersebut biasa mangkal di semua ‘lokalisasi’ yang ada di Blora. Kewaspadaan itu diperlukan karena penyakit HIV/AIDS mudah menular di antaranya melalui hubungan seksual.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (P2PLP), Lilik Hernanto menegaskan, PSK merupakan salah satu kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mengidap sekaligus menularkan HIV/AIDS.

Menurutnya, PSK yang saat ini sehat pun bukan berarti terbebas dari penyakit yang menyerang kekebalan tubuh tersebut. “Bisa jadi saat pemeriksaan klinik VCT mobile beberapa waktu lalu mereka (PSK yang masih sehat-red) belum terdeteksi positif HIV/AIDS. Tapi pada dasarnya mereka itu berisiko tinggi terkena HIV/AIDS karena aktivitas hubungan seksual yang mereka lakukan,” ujarnya.

Lilik menjelaskan, ada berapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terinveksi virus HIV/AIDS. Di antaranya, PSK diminta mengingatkan kepada pria yang mengencaninya untuk memakai kondom. “Atau kalau tidak ingin tertular HIV/AIDS, jangan melakukan hubungan seks bebas berganti-ganti pasangan,” tegasnya.

Adapun bagi yang sudah positif HIV/AIDS, Lilik meminta mereka melakukan pengobatan rutin dengan mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) setiap hari seumur hidup. Obat yang diberikan gratis tersebut bisa diperoleh di klinik VCT yang ada di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetijono Blora dan RSU Dr R Soeprapto Cepu.

Lilik juga mengingatkan kepada para PSK ataupun siapa saja untuk tidak segan-segan memeriksakan diri ke klinik VCT. Pemeriksaan kesehatan itu untuk memastikan apakah terjangkit penyakit HIV/AIDS atau tidak. “Kerahasian identitas pasien akan terjaga dengan baik,” kata Lilik.
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved