Blora on News :
Home » , » Meski Hujan Mulai Turun, Pasokan Air PDAM Blora ke Pelanggan Belum Lancar

Meski Hujan Mulai Turun, Pasokan Air PDAM Blora ke Pelanggan Belum Lancar

infoblora.com on Nov 13, 2015 | 9:00 AM

Pasokan air PDAM ke para pelanggan belum optimal walau hujan sudah mulai guyur Blora. (foto: am-sm)
BLORA. Pasokan air bersih PDAM ke rumah pelanggan di wilayah kota Blora dan sekitarnya hingga kini belum lancar. Hujan yang sempat turun beberapa hari terakhir belum cukup signifikan menambah debit air baku PDAM. 

‘’Hujan masih sedikit, itu pun hanya di wilayah kota, di daerah atas (kawasan sumber air baku PDAM, Red) belum hujan,’’ujar Direktur Utama PDAM Blora Eko Budi Risetiawan, kemarin.

Selama ini, untuk memasok air bersih ke rumah pelanggan di sekitar kota Blora, PDAM mendapatkan air baku dari sumber air Ngampel dan Waduk Tempuran. Dalam kondisi normal, sumber Ngampel mampu menghasilkan air baku hingga 30 liter per detik, sedangkan dari Waduk Tempuran, PDAM bisa mendapatkan air baku 20 liter per detik.

Air baku tersebut cukup untuk kebutuhan air bersih bagi 2.700 pelanggan di wilayah kota Blora. Hanya saja, seiring datangnya musim kemarau, debit air mulai menurun drastis. PDAM pun melakukan penggiliran pasokan air karena debit air berkurang, sebelum akhirnya pasokan benarbenar dihentikan lantaran keringnya Waduk Tempuran.

‘’Kami berharap hujan segera turun normal, sehingga sumber air baku tersedia. Kalau air baku sudah ada, kami akan langsung menormalkan kembali pasokan air bersih ke rumah pelanggan di wilayah kota,’’tandas Eko Budi Risetiawan.

Sementara itu, seiring mulai terisi dan jernihnya air di Waduk Bentolo di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, distribusi air bersih PDAM ke pelanggan di Kecamatan Ngawen juga mulai lancar.

‘’Sejak 22 Oktober, air untuk pelanggan di Ngawen sudah lancar. Air baku kami ambil dari Waduk Bentolo,’’kata Kokok, sapaan akrab Eko Budi Risetiawan. 

PDAM sebelumnya menghentikan pasokan air bersih ke rumah pelanggan di Kecamatan Ngawen dan Kunduran sejak akhir Agustus. Itu dilakukan karena air di Waduk Bentolo tercemar.


Selain berwarna keruh, air Waduk Bentolo ketika itu berbau anyir sehingga tidak layak dijadikan air baku PDAM. PDAM pun akhirnya memanfaatkan air baku dari Sendang Putri untuk memasok air bersih bagi pelanggan di wilayah Kunduran. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved