Blora on News :
Home » , » Meski Berbelit, Pengaktifan Kembali Lapangan Terbang Ngloram Terus Diupayakan

Meski Berbelit, Pengaktifan Kembali Lapangan Terbang Ngloram Terus Diupayakan

infoblora.com on Nov 13, 2015 | 12:30 AM

Tim dari Kementrian ESDM, Kemenhub dan BPN saat memeriksa lahan Lapter Ngloram pada 2013 lalu. (foto: am-sm)
BLORA. Rencana pengaktifan kembali Lapangan Terbang (Lapter) Ngloram di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, kembali dipertanyakan sejumlah warga Blora, termasuk beberapa warga Cepu. Pasalnya hingga kini realisasi rencana itu belum juga jelas.

Padahal gagasan pengaktifan kembali lapter yang dibangun di atas tanah milik Kementerian ESDM itu sudah muncul sejak lama. Bahkan beberapa kali tim dari kementerian berserta instansi terkait meninjau lokasi.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada awal 2015 juga melihat langsung kondisi lapter yang dibangun tahun 1980-an. Kemarin sejumlah warga Cepu mempertanyakan kapan realisasi pengaktifan kembali lapter itu. ”Kami sudah lama menunggu, jangan hanya wacana-wacana seperti sebelumnya,” kata Ali Mustofa, warga Cepu.

Namun pernyataan Gubernur Jateng saat road show di Blora pekan lalu mengungkapkan hal berbeda. Dikatakan, belum ada perkembangan berarti terkait wacana reaktifasi lapter itu. “Belum ada perkembangan baru, wong pengajuannya saja belum disampaikan ke Kementerian ESDM, sebagai pemilik lahan,” katanya waktu itu.

Dia menegaskan, pengaktifan kembali lapter itu tidak semudah yang dibayangkan. Selain prosesnya rumit, juga membutuhkan waktu tidak singkat. “Jadi, tidak semudah membalikkan telapak tangan,” tegasnya.

Tapi pihaknya sangat mengharapkan lapter itu bisa segera kembali diaktifkan. “Pemprov Jateng terus mengusahakan agar rencana pengaktifan tersebut bisa terwujud. Ini saya sedang pendekatan dengan Kementerian ESDM agar bisa segera deal. Bila Ngloram sudah bisa lagi didarati pesawat terbang, diyakini bakal ada multiplier effect terhadap pembangunan di daerah Blora dan sekitarnya,” jelasnya.

Tim dari Kementerian ESDM didampingi Pertamina, Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta pihak maskapai penerbangan dan Kementerian Perhubungan sebenarnya juga telah mendatangi Ngloram pada tahun 2013. Kedatangan mereka terkait rencana pengaktifan kembali lapter tersebut.

Bahkan ketika itu tim membawa gambar rencana pembangunan landasan pacu. Tim juga berdialog dengan warga yang rumahnya di sekitar lapter. Dialog dilakukan karena rencana pengaktifan kembali lapter itu akan diikuti pembebasan sejumlah bidang tanah milik warga. Pasalnya, butuh lahan lebih luas lagi agar lapter bisa didarati pesawat berbadan lebar.

Usai kedatangan tim tersebut, informasi terkait rencana pengaktifan lapter†tersebut kembali tenggelam. Padahal ketika itu dikemukakan pendataan hingga pembebasan tanah milik warga ditargetkan selesai akhir 2014. Dana pembebasan tanah berasal dari APBN yang dianggarkan di Kementerian ESDM.

Program pengaktifan kembali Lapter Ngloram itu pun sepenuhnya ditangani Kementerian ESDM. Kepala Dinas ESDM Blora H Setyo Edy kemarin tetap berharap lapter itu segera diaktifkan karena telah memenuhi syarat. Lahannya sudah ada, tinggal dikembangkan. Hal itu lebih baik ketimbang membangun di lokasi baru yang tentu butuh biaya untuk pembebasan tanah dan pembangunannya. ”Lebih baik mengaktifkan kembali Lapter Ngloram,” tandasnya.

 Menurutnya, Ngloram pernah dioperasikam tahun 1980-an sehingga dari sisi teknis penerbangan dinilainya tidak ada masalah. Sesuai perencanaan awal, diperkirakan dibutuhkan lahan sekitar 20-30 ha sebagai pendukung pembangunan kembali lapteritu. Lahan tersebut sebagian kecil milik warga.


Nantinya landasan pacu yang saat ini sekitar 900 meter akan diperpanjang jadi 2.200 meter. Perpanjanganitu supaya bandara di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur itu bisa didarati pesawat berbadan lebar. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

2 komentar:

Muhsin Muhsin said...

Besok tlng diliput akan ada prtmuan wali murid ilegal.karna yg mengundang adl ktua yayasan dan kepsek yg tidak di akui oleh pngurus yayasan dan kemenag blora.ini brkaitan dgn adanya tuduhan penggelapan dana bsm oleh qudroh selaku mantan kepsek di mts al ma'ruf kartayuda.desa wafo kefungtuban blora

Muhsin Muhsin said...

Ralat.di desa wado.kedungtuban.blora

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved