Blora on News :
Home » , , » Ganjar Blusukan ke Pasar Blora : Pasare Dibangun Tahun Piro? Ayo Dandani

Ganjar Blusukan ke Pasar Blora : Pasare Dibangun Tahun Piro? Ayo Dandani

infoblora.com on Nov 5, 2015 | 5:30 PM

Ganjar Pranowo saat berada di dalam los Pasar Blora didampingi Pj.Bupati Blora dan beberapa pejabat terkait.
Ia menyatakan dukungannya agar pasar terbesar di Blora ini segera dibangun. (foto: tio-ib)
BLORA. Dalam agenda kunjungannya ke Kabupaten Blora, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dibuat terperangah saat memasuki Pasar Blora. Pertama kali masuk pasar pada Kamis sore (5/11) didampingi Penjabat (Pj) Bupati Blora Ihwan Sudrajat serta dinas terkait, Ganjar langsung bertanya “Pasar iki dibangun tahun piro? Kok keadaane iseh ngene, ayo dandani,”. (Pasar ini dibangun tahun berapa? Kok keadaannya masih seperti ini, ayo segera diperbaiki).

Mendengar pertanyaan Gubernur, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UMKM Kabupaten Blora, Maskur langsung menjawab bahwa Pasar Blora terakhir kali dibangun tahun 1974. “Sejak dibangun tahun 1974 hingga sekarang belum pernah diperbaiki hingga sekarang Pak,” kata Maskur.

Gubernur tidak menyangka di tingkat Kabupaten masih ada pasar tradisional yang bangunan los pedagangnya sempit, atapnya rendah sehingga terasa panas, ungkep dan gerah. Ia langsung menyatakan dukungannya agar Pasar Blora segera dibangun kembali.

“Pemkab bisa ajukan dana banprov ke Provinsi, nanti saya usahakan agar bisa dapat bantuan anggaran pembangunan Pasar,” jelas Ganjar.

Saat masuk ke dalam Pasar, Ganjar menjumpai los pasar tua dengan tiang penyangga besar seperti bangunan peninggalan Belanda. “Coba cek ini benar bangunan tua peninggalan Belanda atau tidak, takutnya nanti masuk kategori heritage kan gak boleh dibongkar. Pastikan dulu sebelum membongkar dan membangun pasar,” kata Ganjar.

Sementara itu Pj.Bupati Blora Ihwan Sudrajat dihadapan Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa pihaknya butuh dana Rp 35 miliar untuk menyulap Pasar Induk Blora manjadi pasar tradisional yang berkelas dan nyaman.

“Pemkab di RAPBD 2016 sudah anggarkan Rp 10 Miliar Pak, sisanya nanti kami akan minta bantuan pusat dan provinsi. Pembangunannya akan dilakukan Pemkab sendiri melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP), bukan diserahkan ke swasta. Kalau swasta yang bangun nanti ditakutkan harga kios menjadi mahal dan pedagang tidak sanggup menempati bangunan pasar baru,” jelas Ihwan Sudrajat.

Dengan konsep pembangunan ke atas 3 lantai, Pj.Bupati Blora yang juga mantan Kepala Disperindag Jateng ini juga memikirkan sempitnya lahan sehingga lantai bawah akan dijadikan lokasi khusus parkir. Semua pedagang berada di lantai 2 dan 3 yang nanti akan diatur zona dagangannya agar tidak tercampur seperti saat ini.

Sementara itu, Abdullah Aminudin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora yang turut serta mendampingi Ganjar Pranowo ke Pasar Blora menyatakan bahwa anggota dewan mendukung pembangunan pasar yang berada di selatan Alun-alun Blora tersebut.

(baca juga: Akan Bangun Pasar, Bupati Ajak Ganjar Pranowo Tinjau Pasar Induk Blora)

“Kami di DPRD setuju agar Pasar Blora diperbaiki. Kalau bisa dibongkar total lalu dibangun pasar yang baru dengan bangunan yang lebih representatif. Sehingga pembeli dan penjual merasa nyaman saat melakukan transaksi jual beli di dalam pasar. Buat jalan mengelilingi pasar agar arus bongkar muat lebih enak,” kata Abdullah Aminudin. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved