Blora on News :
Home » , , » Warga Medalem Kradenan Berharap Dibangunkan Tugu Identitas Desa Gajah Purba

Warga Medalem Kradenan Berharap Dibangunkan Tugu Identitas Desa Gajah Purba

infoblora.com on Oct 19, 2015 | 9:00 AM

Beberapa kali ditemukan fosil Gajah Purba di Desa Medalem Kecamatan Kradenan Blora. Warga setempat
meminta agar dibangunkan tugu identitas penemuan gajah purba. (tio-infoblora)
BLORA. Banyak ditemukannya benda-benda purbakala di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo wilayah Desa Medalem Kecamatan Kradenan, seperti halnya penemuan fosil gajah purba beberapa kali membuat warga setempat berharap dibangunkan tugu identitas penemuan fosil gajah purba di lokasi tersebut.

Panidi (40) dan Suwito (42) warga Dukuh Sunggun Desa Medalem yang pekan lalu kembali menemukan sepasang fosil gading gajah purba raksasa mengemukakan keinginannya agar pemerintah bisa membuatkan bangunan sebagai tanda bahwa di wilayah tersebut merupakan pusat penemuan fosil hewan purbakala.

“Beberapa kali sudah ditemukan fosil-fosil hewan purba di desa kami, dan yang paling heboh adalah penemuan fosil gajah purba lengkap pada 2009 lalu dimana fosil tersebut merupakan penemuan terlengkap yang ada di Indonesia. Dengan demikian kami ingin desa kami ikut dikenal dan dibangunkan tugu identitas bahwa Medalem Desa Gajah Purba atau sejenisnya,” ungkap Panidi, Senin (19/10).

Sementara itu Kepala Desa Medalem Anik Juarti juga mengungkapkan hal yang sama, pihaknya berkeinginan agar wilayah Medalem bisa ikut terangkat dikala ada penemuan benda-benda peninggalan hewan purba berupa fosil.

“Ini aset kekayaan purbakala yang ada di desa kami, selain berharap ada bangunan identitas, kalau bisa dibangunkan museum fosil-fosil hewan purba yang ada di DAS Bengawan Solo sehingga desa ini bisa lebih dikenal seperti halnya di Sangiran,” kata Anik Juarti.

Mendengar harapan warga, Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora melalui Kabid Kebudayaan Suntoyo bersama Kasi Sejarah dan Purbakala Setyo Pujiyono mengaku akan menampung usulan tersebut untuk dibahas lebih mendalam.

“Saya rasa memang perlu dibuat bangunan identitas seperti halnya tugu atau gapura yang berciri khas Desa Medalem sebagai pusat penemuan fosil Gajah Purba. Seperti halnya desa-desa lain yang memiliki keunggulan masing-masing. Nantinya juga bisa dibuat menjadi desa wisata dan edukasi kepurbakalaan,” jelas Setyo Pujiyono yang akrab disapa Gembong ini.

Ia mencontohkan seperti halnya Desa Balong Jepon yang unggul di bidang kerajinan genteng dan keramik dibuatkan Sentra Kerajinan Genteng dan Keramik. Kelurahan Kedungjenar juga dibangunkan gapura Sentra Kerajinan Keripik Tempe Blora karena banyak perajin keripik tempe di wilayah itu.

Untuk diketahui sejak beberapa tahun lalu banyak ditemukan benda-benda berupa fosil hewan purbakala di sekitar DAS Bengawan Solo Desa Medalem Kecamatan Kradenan. Di wilayah ini pernah ditemukan fosil kerbau purba, gajah purba dan hewan-hewan purba lainnya. Secara tidak sengaja masyarakat setempat menemukannya saat menggali tanah dengan kedalaman 2 hingga 5 meter.

(baca juga: Sepasang Fosil Gading Gajah Purba Kembali Ditemukan di Desa Medalem Kradenan)

Temuan-temuan tersebut akhirnya oleh DPPKKI Blora dilaporkan ke Balai Kepurbakalaan Yogayakarta untuk diteliti dan dipelajari lebih lanjut asal usulnya. Bahkan tim dari Museum Geologi Bandung pun ikut turut serta meneliti fosil gajah purba dari Desa Medalem 2009 lalu yang kini dikenal sebagai Gajah Purba Blora. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved