Blora on News :
Home » , » Panwaslu Blora : 70 Alat Peraga Kampanye Pilkada 2015 Hilang dan Rusak

Panwaslu Blora : 70 Alat Peraga Kampanye Pilkada 2015 Hilang dan Rusak

infoblora.com on Oct 6, 2015 | 3:00 PM

Salah satu APK milik KPU Blora yang terpasang di Kelurahan Mlangsen, pemasangannya tampak
kurang kencang. (rs-ib)
BLORA. Panwas mencatat jumlah alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk foto pasangan calon bupati dan wakil bupati Pilkada Blora yang hilang dan rusak mencapai 70 buah. Panwas telah melaporkan hasil pemetaan itu ke KPU Blora. Panwas pun telah merekomendasikan penggantian APK spanduk yang rusak dan hilang tersebut.

“Apalagi sudah ada payung hukum bagi KPU Blora untuk mengganti APK yang hilang dan rusak. Oleh karena itu kami merekomendasikan kepada KPU untuk menggantinya,” ujar Ketua Panwas Pilkada Blora, Lulus Mariyonan, Selasa (6/10).

Dasar hukum yang dimaksud Surat Edaran (SE) KPU pusat nomor 629/KPU/IX/2015 tanggal 28 September tentang Pemasangan dan Penggantian Alat Peraga Kampanye yang Rusak/Hilang. Hanya saja Lulus Mariyonan menyatakan, pihaknya tidak memberi batas waktu kepada KPU Blora terkait kapan APK yang rusak atau hilang itu harus sudah dilakukan. 

“KPU nanti yang akan menyusun agenda dan perencanaan penggantian APK tersebut,” tandasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Blora Divisi Hukum, Kampanye dan Pencalonan, M Khamdun membenarkan telah ada payung hukum bagi KPU di daerah untuk mengganti APK yang hilang atau rusak. Dia juga mengungkapkan telah menerima hasil pemetaan Panwas terkait APK berupa spanduk yang hilang dan rusak di sejumlah lokasi pemasangan di Blora. 

“Dari pemetaan itu, sekitar 50 spanduk dinyatakan hilang sedangkan sisanya mengalami kerusakan. KPU akan melakukan penggantian satu kali saja,” katanya.

Hanya saja M Khandum menegaskan, pihaknya tidak bisa serta merta langsung mencetak spanduk untuk mengganti spanduk APK yang hilang dan rusak tersebut. Dia menyatakan, perencanaan anggaran harus dilakukan terlebih dahulu. Selain itu dilakukan kajian apakah pencetakan kembali spanduk tersebut harus melalui proses lelang atau tidak. 

“Tentu harus dilihat dulu ketersediaan anggaran dan payung hukumnya seperti apa,” ujarnya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved