Blora on News :
Home » , » Terkait Bentolo, Pj.Bupati Minta Jangan Mudah Percaya Pencemaran Akibat Industri

Terkait Bentolo, Pj.Bupati Minta Jangan Mudah Percaya Pencemaran Akibat Industri

infoblora.com on Sep 7, 2015 | 11:30 AM

Kondisi Waduk Bentolo kini airnya menyusut seiring musim kemarau, berwarna hitam dan berbau tak sedap.
BLORA. Tercemarnya air Waduk Bentolo di Desa Tinapan Kecamatan Todanan beberapa waktu terakhir ini kian membuat warga resah. Pasalnya waduk yang digunakan PDAM sebagai sumber air bersih untuk melayani pelanggan di wilayah Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Ngawen ini berwarna hitam dan berbau tak sedap.

Seperti yang dikeluhkan Pak Agus salah satu warga Ngawen kepada Penjabat (Pj) Bupati Blora Ihwan Sudrajat dalam acara dialog interaktif “Bupati Menyapa” Senin (7/9) di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Gagak Rimang 105’9 FM.

“Terkait pencemaran air Waduk Bentolo, bagaimana solusi dari Bapak Bupati? Kami selaku pelanggan PDAM merasa dirugikan karena air yang disalurkan berwarna hitam dan berbau tidak sedap. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama,” tanya Agus, warga Ngawen.

Pj.Bupati Blora saat dialog interaktif mengimbau warga agar tidak mudah
percaya bahwa pencemaran terjadi akibat adanya industri.
Pj.Bupati Blora Ihwan Sudrajat pun meminta warga untuk bersabar karena pihaknya akan melakukan penelitian ilmiah dan identifikasi mendalam terhadap Waduk Bentolo agar bisa diketahui sebab pasti pencemaran dan bagaimana cara mengatasinya.

“Untuk Bentolo, Pemkab akan melakukan identifikasi dan investigasi lapangan terlebih dahulu. Saya sudah minta Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk menganggarkan dana dalam APBD Perubahan 2015 guna penelitian pencemaran Waduk Bentolo,” ungkap Ihwan, Senin (7/9).

“Sudah banyak data dan laporan dari berbagai kalangan yang masuk ke saya mengenai pencemaran waduk ini. Namun saya minta agar warga masyarakat tidak mudah mempercayai dugaan-dugaan atau desas desus penyebab pencemaran karena keberadaan Pabrik Gula GMM yang berdiri di barat waduk. Kita utamakan bagaimana nanti hasil penelitiannya saja,” tegas Ihwan.

“Jangan selalu stereotip bahwa adanya pencemaran lingkungan itu hanya karena industri. Buktinya ada banyak pabrik gula yang berdiri di Jawa Tengah, tetapi belum ada kasus pencemaran air di wilayah operasional pabrik tersebut seperti yang terjadi di Waduk Bentolo ini. Sehingga saya minta stop agar jangan memvonis bahwa GMM sebagai penyebab pencemaran waduk, tetapi tunggu hasil investigasi,” lanjut Ihwan.

Dalam kondisi seperti ini, ia meminta agar warga masyarakat bisa percaya lebih dahulu kepada pemkab. Dengan adanya kepercayaan masyarakat terhadap pemkab, maka ia yakin tidak akan terjadi kegaduhan sampai proses investigasi selesai dan membuahkan hasil. Semua pihak berharap masalah ini bisa segera diatasi. (rs-infoblora)
Share this article :

3 komentar:

ani samin said...

GMM ning mburine ono wong Gedhe , Pemkab/LH wani py ?

widodo cah blora said...

pj bupati blora ki piye sih...

http://www.infoblora.com/2015/08/tercemar-waduk-bentolo-todanan-blora.html#.VccGmHDL_iM.facebook

syech lugy said...

Blora suwe2 remukkkk

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved