Blora on News :
Home » , » Konsleting Listrik, Sanggar Rias Pengantin “Wahyu” Kaliwangan Mlangsen Blora Terbakar

Konsleting Listrik, Sanggar Rias Pengantin “Wahyu” Kaliwangan Mlangsen Blora Terbakar

infoblora.com on Sep 6, 2015 | 1:00 PM

Petugas damkar masih berupaya memadamkan api di dalam sanggar rias pengantin Wahyu milik Lilik Mariyani.

BLORA. Diduga kuat akibat konsleting listrik, sanggar rias pengantin “Wahyu” milik Bu Lilik Mariyani (60) yang berada di Jl.MR Iskandar XII A no.28 Kaliwangan Kelurahan Mlangsen Blora habis terbakar, Minggu (6/9). Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, kebakaran mulai terjadi pukul 10.00 WIB. Api muncul dari bagian atap rumah sisi tengah tepat di bawah pal jaringan listrik PLN.

Turmudi, salah satu tetangga korban yang mengetahui peristiwa kebakaran tersebut menjelaskan bahwa api tiba-tiba muncul di bagian tengah rumah. “Kira-kira jam 10.00 WIB tadi, api mulai membumbung tinggi di bagian tengah rumah mas. Saya bersama tetangga langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Adik saya yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban juga ikut mengeluarkan barang-barang miliknya karena takut kebakaran meluas,” ungkap Turmudi.

Patugas damkar dibantu warga menyalurkan selang air untuk padamkan titik api di dalam rumah.
Sementara itu, Slamet Kustanto Ketua RT 02 RW 03 yang rumahnya juga tidak jauh dengan lokasi kebakaran, menuturkan bahwa sanggar rias pengantin “Wahyu” milik Lilik Mariyani ini sudah lama kosong. “Rumah ini sudah lama kosong dan tidak ada kegiatan rias pengantin, karena Bu Lilik sendiri pergi ke Kalimantan ikut anaknya. Jadi saat kebakaran terjadi, tidak ada penghuninya,” jelas Slamet.

Ia menambahkan, begitu kebakaran terjadi, warga lingkungan RT 02 RW 03 ini langsung kompak gotong royong memadamkan api. Barang-barang yang masih bisa diselamatkan dikeluarkan dari rumah. “Karena kebakarannya berawal dari atap rumah, sehingga warga masih sempat menyelamatkan barang perlengkapan rumah tangga di ruang tamu dan bagian depan,” lanjut Slamet.

Sekitar pukul 10.30 WIB, 2 mobil pemadam kebakaran (damkar) dan 2 truk tangki air milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora tiba di lokasi kebakaran. Petugas damkar langsung terjun untuk membantu memadamkan api bersama warga. Tampak beberapa petugas kepolisian dari Polsek Blora Kota, Satlantas, Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan juga datang ke lokasi.

Kondisi sanggar rias pengantin Wahyu milik Lilik Mariyani usai terbakar.
Karena lokasi kebakaran berada di tengah pemukiman, tak ayal kejadian ini menjadi tontonan ratusan warga hingga berjubel di lorong sempit utara Pondok Pesantren Kozinatul Ulum. Agar kinerja damkar bisa maksimal, Kepala BPBD Blora Sri Rahayu yang turut terjun ke lapangan meminta semua warga untuk tidak mendekat ke lokasi.

“Ayo anak-anak,  ibu-ibu tolong nggih jangan dekat-dekat, ini bahaya kalau ada yang kejatuhan genteng atau kayu. Mohon menjauh agar petugas damkar juga bisa cepat bekerja dengan ruang gerak yang bebas. Bapak-bapak yang mau membantu juga tolong pakai helm kalau mau masuk agar terlindung dari kemungkinan genteng jatuh,” teriak Sri Rahayu.

Api mulai padam sekitar pukul 11.30 WIB. Semua atap rumah bagian tengah runtuh karena kayu penopang atap dan genteng terbakar habis. Sedangkan perabotan rumah tangga dan peralatan rias pengantin sebagian juga ikut terbakar.

Slamet Kustanto, ketua RT setempat saat ditanya tentang besaran kerugian yang diderita oleh sanggar milik Lilik Mariyani ini, menyatakan bahwa pihaknya belum berani memperkirakan. “Saya bersama warga disini tidak bisa memperkirakan besarnya kerugian. Biar nanti pihak kepolisian yang menyelidiki dan menghitungnya. Kami hanya berupaya ikut menjaga aset rumah yang masih bisa dipertahankan ,” pungkas Slamet. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved