Blora on News :
Home » , » Tenggelam Selama 2 Jam, Endra Ditemukan Tewas di Kedungbiru Gayam Todanan

Tenggelam Selama 2 Jam, Endra Ditemukan Tewas di Kedungbiru Gayam Todanan

infoblora.com on Aug 31, 2015 | 3:00 AM

Masyarakat beramai-ramai mencari jasad Edho yang tenggelam di Kedungkelir, kemarin.
BLORA. Minggu siang kemarin (30/8) sekitar pukul 13.00 WIB terjadi peristiwa menyedihkan yang mengakibatkan nyawa seorang pengunjung lokasi wisata alam Kedungkelir atau Kedungbiru Desa Gayam Kecamatan Todanan Blora, melayang. Endra Cahya Saputra warga Dukuh Sukorame Desa Tutup Kecamatan Tunjungan ini ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam selama dua jam.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, bocah yang masih sekolah di salah satu SMK ini usai bermain atau berkunjung ke rumah temannya. Namun dalam perjalanan pulang, bersama dengan teman-teman lainnya berniat mengunjungi Kedungbiru yang saat ini sedang naik daun jadi lokasi hunting para kawula muda.

Jernihnya air dan sejuknya suasana sekitar lokasi membuat ia dan teman-temannya berniat untuk mandi menikmati segarnya Kedungbiru. Namun naas, ia tercebur dengan masih menggunakan pakaian lengkap. Kedung yang berkedalaman 4 sampai 5 meter ini ternyata membuat Endra tenggelam.

Pengunjung dan warga sekitar setelah mendengar kabar tenggelamnya Endra, langsung berusaha mencari jasadnya. Tidak begitu lama juga datang petugas dari Polsek Todanan dan anggota TNI dari Babinsa Koramil setempat. Warga secara beramai-ramai mencari jasad laki-laki yang dikenal pendiam ini.

Setelah sekitar dua jam dicari akhirnya jasad Endra berhasil ditemukan. Dengan menggunakan alat seadanya yakni dua batang bambu, jasad Endra bisa diangkat dari dalam Kedungbiru oleh warga. Peristiwa ini pun menarik banyak perhatian masyarakat sekitar.

“Jasad akhirnya berhasil ditemukan warga beramai-ramai di dalam kedung yang berkedalaman 4 meter. Secara bergotong-royong jasadnya diangkat menuju mobil Polsek Todanan untuk dilakukan pemeriksaan di Puskesmas setempat,” ungkap anggota Senkom Polres Blora, Sukimin.

Sementara itu, Kapolsek Todanan AKP Sutrisno menjelaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban setelah diperiksa puskesmas. Pihak kepolisian pun mengantarkan jenazah menuju ke rumah duka yang ada di Desa Tutup Kecamatan Tunjungan. Minggu malam (semalam-red) jasad korban telah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum desa setempat. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved