Blora on News :
Home » , » Petugas Gabungan Berhasil Amankan Ratusan Kayu Jati Illegal di Desa Jomblang

Petugas Gabungan Berhasil Amankan Ratusan Kayu Jati Illegal di Desa Jomblang

infoblora.com on Aug 21, 2015 | 12:30 AM

Petugas gabungan sita kayu jati illegal di Desa Jomblang Kecamatan Jepon. (ilustrasi)
BLORA. Untuk kali kesekian kalinya, Rabu (19/8) malam lalu, petugas gabungan dari Perhutani dan kepolisian di Blora mengamankan ratusan kayu jati illegal dalam bentuk gelondongan dan olahan.

Kali ini, kayu yang diperkirakan hasil curian dari kawasan hutan milik Perhutani KPH Cepu itu diperoleh dari sebuah kebun di Desa Jomblang, Kecamatan Jepon. Hingga kemarin, ratusan batang kayu jati diamankan di Kantor Perhutani, sedangkan pemiliknya diburu petugas.

‘’Kami masih melakukan penyelidikan bersama kepolisian, siapa pemilik kayu-kayu itu,’’kata Koordinator Keamanan Perhutani KPH Cepu, Agus Kusnandar. 

Keterangan yang berhassil dihimpun menyebutkan, penemuan kayu jati yang belum diketahui pemiliknya itu berawal ketika sejumlah petugas Perhutani Cepu dan Polsek Jepon, melakukan patroli rutin. Patroli dipimpin Korkam Agus dan Pabin Iptu Budi Yuwono.

Tim gabungan yang berpatroli di Desa Jomblang, Jepon, tanpa sengaja melihat kayu jati ukuran kecil yang menjorok dari sebuah kebun di jalan utama desa setempat. Hanya saja setelah diteliti ternyata di sekitarnya ditemukan ditemukan tumpukan kayu jati gelondongan berbagai ukuran.

Melihat temuan tersebut, Koordinator Keamanan KPH Cepu Agus Kusnandar spontan memerintahkan semua anggota Polisi Hutan (Polhut) yang ikut patroli, dengan dibantu anggota Polsek Jepon menyisir seluruh kebun yang ada di sekitar penemuan kayu. Dan setelah dilakukan penyisiran, petugas menemukan banyak tumpukan-tupukan kayu jati gelondongan berbagai ukuran.

Di antaranya berukuran mulai lingkar 60 cm s/d 180 dengan panjang mulai 60 cm s/d 500 cm. Tidak hanya itu petugas juga menemukan sejumlah kayu jati olahan dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 600 cm, berikut papan berbagai macam ukuran dan reng. Melihat variasi ukuran kayu yang ditemukan diperkirakan kayu-kayu tersebut merupakan bahan untuk membuat rumah.

Menurut Agus Kusnandar, melihat jenis kayu dan kodisi saat ditemukan, diperkirakan barangbarang itu belum lama dicuri dari hutan. Ada indikasi dan perkiraan kayu-kayu itu berasal dari wilayah kawasan hutan BKPH Nglobo dan BKPH Pasar Sore.

Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana ketika dihubungi menyatakan, pihaknya siap membantu semua kegiatan operasi pengamanan hutan yang dilaksanakan seluruh KPH yang ada di Kabupaten Blora. ‘’Itu merupakan bagian dari tugas kami dalam mengamankan aset negara,’’tandasnya. (ud-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved