Blora on News :
Home » , » Manfaatkan Media Sosial, Warga Blora Gencar Promosikan Objek Wisata Baru

Manfaatkan Media Sosial, Warga Blora Gencar Promosikan Objek Wisata Baru

infoblora.com on Aug 27, 2015 | 6:30 AM

Salah satu pengunjung mengabadikan moment saat berkunjung di grojokan Kracakan Desa Ngloram Kec.Cepu.
BLORA. Media sosial seperti Facebook maupun Twitter dan instagram memberi andil besar bagi ketenaran sejumlah tempat wisata di Blora. Potensi wisata yang awalnya tersembunyi dan hanya diketahui sedikit orang, kini muncul ke permukaan.

Puluhan bahkan ratusan orang dari Blora maupun daerah lain setiap hari mengunjungi destinasi wisata itu. Kicauan dan status seseorang di media sosial disertai bumbu-bumbu manis keindahan tempat wisata itu membuat warga lainnya penasaran.

Apalagi kicauan disertai bukti nyata foto selfie di lokasi wisata tersebut. Mereka pun berbondong-bondong datang meski lokasi wisatanya cukup jauh. Salah satu tempat wisata yang tengah menjadi buah bibir warga Blora adalah Grojokan Kracakan di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu.

Banyak pengguna media sosial yang menyebut air terjun kecil di Sungai Bengawan Solo itu sebagai Niagara Falls di Kanada. ”Saya coba foto air terjun Kracakan, terus saya sandingkan dengan foto Niagara Falls Canada, ternyata tak jauh beda,” ujar Suparno, salah seorang warga yang pernah mendatangi Grojokan Kracakan di Ngloram. 

Air terjun Kracakan hanya ada saat musim kemarau. Debit air Bengawan Solo yang menyusut drastis menyebabkan relief-relief dasar sungai tampak ke permukaan. Bentuknya memang tak beda dengan Niagara Falls di Canada hanya saja ukurannya relatif lebih kecil.

Suara kracak-kracak (gemericik) yang timbul dari grojokan itu membuat warga menyebutnya air terjun Kracakan. ”Setiap sore Kracakan ramai dikunjungi warga. Rata-rata untuk berfoto selfie. Warga sekitar pun memanfaatkan kedatangan wisatawan lokal itu dengan membuka jasa parkir. Untuk sepeda motor Rp 2.000, mobil Rp 5.000,” kata Ali Mustofa, warga Cepu. 

Jasa parkir diperlukan karena untuk sampai di tempat wisata yang berada perbatasan Jateng-Jatim, di Desa Ngloram dengan Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Jatim itu, harus berjalan kaki sekitar 100 meter dari jalan desa.

Pemuda setempat membuat jalan setapak agar nyaman dilalui wisatawan. Selain panorama yang indah, Kracakan juga menjadi pilihan bagi penikmat alam maupun mereka yang hobi memancing. Karena panorama alam yang indah dan alami, tidak jarang pula para pengunjung yang mengabadikan momen di tempat tersebut.

Salah satu pemuda berfoto selfie di objek wisata Kedungbiru Kec.Todanan.
Kedung Biru
Tempat wisata lainnya di Blora yang mulai tenar setelah ramai diupload di media sosial adalah Kedung Biru di Desa Gayam, Kecamatan Todanan. Namun berbeda dengan Grojokan Kracakan, Kedung Biru tetap ada meski kemarau telah usai.

Obyek wisata yang berada di kawasan persemaian bibit jati BKPH Kalonan KPH Blora itu dulunya disebut Kedungkelir. Airnya yang berwarna biru jernih menjadikan pengunjung menyebutkan Sendang Biru, Banyu Biru atau Kedung Biru. 

Marno, mandor penyemaian BKPH Kalongan KPH Blora mengatakan, keramaian Sendang Biru itu mulai terjadi Juni lalu. Awalnya, ada pemuda Blora yang berkunjung ke lokasi itu. Kemudian, mereka mengabadikan gambar sungai dan menguploadnya ke media sosial. 

”Berawal dari foto itulah akhirnya keindahan Sendang Biru tersebar ke mana-mana, hingga banyak warga yang datang ke sini, mungkin karena penasaran keindahannya dan ingin membuktikan sendiri,” tuturnya. 

Di hari libur pengunjung bisa mencapai 500 orang lebih. Pengunjung lebih didominasi oleh kaum remaja. Selain berfoto selfi, sebagian dari mereka tak segan menyebur ke dalam kedung yang lebarnya kurang lebih 5 meter. Bebatuan khas sungai menjadikan suasana tampak indah. Menariknya, terdapat air terjun kecil yang menjadi sumber gemericik air itu.

Ketinggiannya, sekitar satu meter. Untuk masuk ke tempat wisata pengunjung harus menyusuri jalan setapak sekitar 150 meter dari lokasi persemaian. Jangan lupa, menitipkan sepeda motor di tempat penyemaian tentu dengan mambayar jasa parkir sepantasnya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved