Blora on News :
Home » , » KPU Blora Batasi Dana Kampanye Pasangan Cabup-Cawabup Maksimal 7,2 Miliar

KPU Blora Batasi Dana Kampanye Pasangan Cabup-Cawabup Maksimal 7,2 Miliar

infoblora.com on Aug 27, 2015 | 3:00 AM

Salah satu alat peraga kampanye milik pasangan cabup-cawabup. Biaya kampanye dibatasi 7,2 miliar.
BLORA. Meski sebagian dana kampanye telah ditanggung KPU, namun batas maksimal dana kampanye setiap pasang calon bupati dan wakil bupati masih cukup tinggi.
KPU Blora bersama pasangan calon telah menyepakati batas maksimal dana kampanye setiap pasangan sebesar Rp 7,2 miliar.

”Nominal tersebut mengacu sejumlah hal. Mulai dari batas maksimal dana kampanye di pilkada sebelumnya hingga indeks harga terkini. Dan itu sudah disepakati bersama,” ujar Komisioner Divisi Hukum Kampanye dan Pencalonan KPU Blora, M Khamdun, kemarin.

Masa kampanye pilkada telah dimulai dan berakhir 5 Desember 2015. Setiap pasang calon bupati dan wakil bupati bersama tim kampanye masing- masing dipersilahkan menggunakan waktu tersebut untuk berkampanye. 

”Penggunaan dana kampanye wajib dilaporkan ke KPU, maksimal pada 6 Desember.
Jika tidak dilaporkan, KPU bisa mencoret pencalonan mereka,” tandasnya.

Pilkada Blora diikuti tiga pasang calon. Pasangan nomor urut satu Abu Nafi-M Dasum yang diusung PDIP dan Gerindra (10 kursi), nomor urut dua Djoko Nugroho-Arief Rohman yang diusung partai Nasdem, PKB dan Hanura (9 kursi) dan nomor urut tiga pasangan M Kusnanto -Sutrisno dengan partai pengusung Golkar dan Demokrat (16 Kursi).

KPU Blora sepenuhnya menanggung pencetakan dan pemasangan alat peraga kampanye (APK). Anggarannya bersumber dari APBD. Pasangan calon bupati dan wakil bupati serta tim kampanyenya tidak diperkenankan mencetak sendiri APK tersebut.

Bahkan tim kampanye tidak boleh mengganti APK yang rusak atau hilang yang sebelumnya dipasang KPU. Oleh karena itu, KPU menggandeng pihak kepolisian dan meminta tim sukses serta warga turut menjaga pengamanan APK tersebut.

APK yang dicetak dan dipasang KPU berupa baliho lima unit untuk tiga pasangan calon (15 titik pemasangan), spanduk 393 buah kali tiga pasangan calon (1.179 lokasi), umbul-umbul sebanyak 213 buah kali tiga pasangan calon (639 titik pemasangan). Selain tiga jenis APK itu, KPU juga memfasilitasi pencetakan ribuan bahan kampanye berupa leaflet, pamflet dan flier untuk setiap pasangan calon.

M Khamdun menegaskan, setiap pasang calon dan atau tim kampanye hanya diperbolehkan membuat bahan kampanye selain yang dicetak KPU kabupaten. Bahan kampanye itu berupa kaos, topi, mug, kalender, kartu nama, pin, bolpoin, payung dan atau stiker maksimal berukuran 10 kali 5 cm.

”Plafon maksimal setiap item bahan kampanye sebesar Rp 25.000. Namun penghitungannya secara kumulatif. Dana untuk pencetakan bahan kampanye itu merupakan bagian dari Rp 7,2 miliar yang sudah disepakati,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Satpol PP Blora Sri Handoko menyatakan pihaknya bersama Panwas Kamis (27/8) melakukan penertiban APK ilegal yang masih terpasang di sejumlah tempat.

”Sebelumnya kami sudah meminta APK itu diturunkan sendiri oleh tim kampanye masing-masing calon. Jika sampai besok (hari ini-red) belum diturunkan, kami yang akan menertibkannya bersama Panwas,” katanya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved