Blora on News :
Home » , » Kemarau, BPBD Blora Justru Temukan Sumber Air Bersih di Gabus Mlangsen

Kemarau, BPBD Blora Justru Temukan Sumber Air Bersih di Gabus Mlangsen

infoblora.com on Aug 15, 2015 | 12:30 AM

Petugas BPBD Blora saat menemukan sumber air bersih di persawahan wilayah Gabus Kelurahan Mlangsen.

BLORA. Di saat disibukkan dengan pendistribusian bantuan air bersih dan penangangan bahaya kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora berupaya pula mencari sumber air bersih. Upaya pencarian itupun membuahkan hasil. Air cukup deras mengucur setelah dilakukan pengeboran di tanah bengkok di Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, sekitar 300 meter ke arah selatan jembatan Gabus.

“Alhamdullilah dapat sumber air bersih. Air itu nantinya akan kami gunakan sebagai penunjang kegiatan pemadaman kebakaran dan dropping bantuan air ke desa-desa,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD, Sri Rahayu, Jumat (14/8) kemarin.

Dia mengaku belum melakukan pengukuran berapa debit air yang diperolehnya itu. Namun dengan mengingat kondisi kemarau saat ini, kemunculan air dengan aliran cukup deras dari dalam tanah melalui proses pengeboran adalah hal yang jarang terjadi. Oleh karena itu, Sri Rahayu menyakini sumber air tersebut akan bisa diandalkan.

“Dari sumber air itu kami sudah mengambil airnya sebanyak enam tangki. Dan ternyata air di sumber tersebut masih mengalir lancar,” tandasnya.

Sri Rahayu mengemukakan, selain untuk operasional BPBD dalam penyediaan bantuan air bersih dan pemadaman kebakaran, sumber air di Gabus itu dibuka pula untuk masyarakat umum. Hanya saja dia melarang penjual air mengambil air di sumber tersebut. “Silahkan warga mengambil air di tempat itu. Namun bagi penjual air, kami tidak memperbolehkannya,” ujarnya.

Keberhasilan menemukan sumber air di kawasan Gabus Kelurahan Mlangsen, makin membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora bersemangat mencari sumber air.
“Setelah pencarian sumber air di Mlangsen itu sukses, kami berencana akan mencari lagi sumber air di tempat lainya,” tandas Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Blora Sri Rahayu, Sabtu (15/8).

Pengeboran tanah untuk mendapat air itu sejatinya tidak lepas dari upaya spekulasi. Apalagi di kawasan Gabus saat musim kemarau, juga mengalami kekeringan. Air sungai di tempat itu tak lagi mengalir. Namun fakta tersebut tidak membuat BPBD patah arang. Ritual doa dipanjatkan sebelum pencarian air dilakukan dengan pengeboran tanah hingga kedalaman sekitar 20 meter. “Airnya jernih. Kami sudah mengambilnya enam tangki. Alirannya sampai saat ini masih lancar,” ujarnya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved