Blora on News :
Home » , » Juara Festival Holtikultura Jateng, Desa Bangoan Jiken Penghasil Sawo Berkualitas

Juara Festival Holtikultura Jateng, Desa Bangoan Jiken Penghasil Sawo Berkualitas

infoblora.com on Aug 24, 2015 | 1:30 AM

Buah sawo menjadi komoditi holtikultura andalan Desa Bangoan Kecamatan Jiken.
BLORA. Meraih juara ketiga lomba buah sawo tingkat Jateng pada acara Festival Holtikultura IV Jateng 2014 menjadi pengakuan bahwa Desa Bangoan, Kecamatan Jiken, adalah penghasil buah sawo berkualitas. Selama ini, Blora memiliki potensi cukup besar dalam budi daya tanaman buah-buahan.

Sejumlah desa pun dikenal sebagai pusat buah-buahan. Beberapa desa di Kecamatan Tunjungan, Japah dan Todanan sebagai penghasil durian dan Desa di Kecamatan Bogorejo sebagai pusat jeruk Pamelo. Yang terbaru, desa di kawasan waduk Greneng ditanami kelengkeng dan pepaya. Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu juga penghasil kelengkeng. 

Adapun Desa Bangoan, Kecamatan Jiken, dikenal sebagai daerah penghasil buah sawo.
Di Desa Bangoan, sejak beberapa tahun lalu masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah ataupun kebun mereka dengan menanam buah sawo organik (sawo susu). Mereka tak ingin pekarangan rumah dibiarkan begitu saja tanpa menghasilkan apa-apa.

‘’Khususnya yang ada di Dukuh Watugunung. Banyak varietas sawo organik yang ditanam di dukuh tersebut. Ini karena tekstur tanah cukup bagus untuk menanam varietas tersebut,’’ ujar Kepala Desa Bangoan, Sudarto. 

Di Dukuh Watugunung terdapat tidak kurang dari enam puluh pohon buah sawo yang ditanam di pekarangan rumah warga. Tanaman sawo itu belum lama ini dipanen. ‘’Panen biasanya dilakukan menjelang musim kemarau,’’ tandasnya. 

Menurut Sudarto, sawo di Dukuh Watugunung telah mendapat sertifikat dari provinsi dan BPOM sebagai penghasil sawo organik yang baik dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.
Sertikat itu menjadi pegangan untuk menjual sawo ke sejumlah daerah. 

‘’Selain dikonsumsi sendiri, sawo dari Desa Bangoan dijual ke sejumlah daerah di Jateng bahkan sampai ke Jakarta. Buahnya besar dan rasanya manis,’’ tandas Suradi, salah seorang warga. 

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Reni Miharti mengatakan, adanya varietas buah sawo organik yang ada di Desa Bangoan diharapkan bisa dikembangkan lebih baik lagi, sehingga produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Blora bisa bersaing dengan produk unggulan kabupaten lain.

‘’Kami memberikan dukungan penuh bagi desa-desa di Blora yang akan mengembangkan program satu desa satu produk buah unggulan,’’ katanya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved