Blora on News :
Home » , , » 4000 Rumah di Blora Ditarget Teraliri Jaringan City Gas Pada Akhir Tahun 2015

4000 Rumah di Blora Ditarget Teraliri Jaringan City Gas Pada Akhir Tahun 2015

infoblora.com on Aug 22, 2015 | 12:30 AM

Pusat pemprosesan gas di PPGJ Blok Gundih Desa Sumber Kec.Kradenan Blora yang sebagian hasilnya
akan digunakan untuk program city gas.
BLORA. Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menugaskan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mengelola jaringan gas rumah tangga dalam program city gas di Blora. Dengan penugasan itu diharapkan 4.000 rumah tangga di tiga kecamatan di Blora bisa segera menikmati aliran gas berharga murah pada akhir tahun ini. 

PGN menggantikan PT Pertamina Gas (Pertagas) yang sebelumnya diberi tugas sebagai pengelola jargas di sejumlah daerah. Menteri ESDM, Sudirman Said menyerahkan surat keputusan penugasan pengelolaan jaringan gas rumah tangga kepada Direktur Utama PT PGN, Hendi Prio Santoso di Semarang, Rabu (19/8) malam.

PGN diminta segera melakukan akselerasi sehingga program city gas di Jateng segera terealisasi. Selain di Blora, city gas di Jateng akan dilaksanakan pula di Semarang. Hanya bedanya, pembangunan infrastruktur jargas di Blora sudah berlangsung cukup lama, yakni sejak 2013. Pembangunan jargas oleh kementerian ESDM itupun telah rampung di tahun 2014.

Namun hingga kini rumah tangga yang menjadi sasaran program city gas belum bisa menikmati aliran gas ke rumah mereka. Padahal gas untuk city gas sudah diproduksi oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora.

Gas yang dihasilkan sejak 2014 itu sebesar 50 miliar british thermal unit per hari (BBTUD) digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tambak Lorok, Semarang. Produksi gas Pertamina EP PPGJ sebagian diantaranya akan dipakai untuk memasok kebutuhan gas program city gas di Blora. 

Instalasi jaringan city gas telah lama terpasang di rumah-rumah warga namun
hingga saat ini program belum berjalan.
”Kami menyambut baik penugasan PGN untuk mengelola city gas di Blora. Kami berharap pada akhir tahun ini city gas di Blora sudah bisa terealisasi,” ujar Kepala Dinas ESDM Blora, H Setyo Edy, kemarin.

Menurutnya, masyarakat Blora sudah menunggu bertahun- tahun realisasi program tersebut. Bahkan Blora merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang paling awal diwacanakan sebagai pelaksana program city gas.

Namun kenyataan, program tersebut tidak kunjung terlaksana dan justru Blora tertinggal dari daerah lainnya yang sebelumnya direncanakan sama-sama menjadi daerah pelaksana city gas. 

”Blora merupakan daerah penghasil gas. Semestinya Blora didahulukan dalam program city gas ini karena bahan baku gas untuk program tersebut telah tersedia di Blora,” tegas Setyo Edy. 

Sesuai perencanaan awal, city gas di Blora akan dilaksanakan di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan, Desa Wado, Desa Kemantren, Desa Pulo dan Desa Tanjung Kecamatan Kedungtuban serta Desa Kapuan Kecamatan Cepu.

Untuk memenuhi kebutuhan gas ke rumah warga akan dipasok gas dari PPGJ sebanyak 0,02 juta kaki kubik perhari. Di tahap awal, sebanyak 4.000 sambungan rumah (SR) menjadi sasaran program tersebut. Melalui program city gas, warga akan bisa memakai gas tak ubahnya seperti pemakaian air bersih yang disalurkan melalui pipa oleh PDAM ke rumah-rumah. Harganya pun dipastikan lebih murah dibandinggaselpiji. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved