Blora on News :
Home » , » Tahap Awal, BPBD Blora Salurkan 48 Truk Tangki Air Bersih ke Kecamatan Jati

Tahap Awal, BPBD Blora Salurkan 48 Truk Tangki Air Bersih ke Kecamatan Jati

infoblora.com on Jul 2, 2015 | 1:00 AM

Warga Kecamatan Jati berebut air bersih dari truk tangki BPBD Blora, kemarin.
BLORA. Penanggulangan krisis air bersih akibat musim kemarau mulai dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora. Sebagai tahap awal, Rabu (1/6) kemarin, BPBD telah memulai dropping air bersih di desa-desa yang ada di Kecamatan Jati.

Kepala pelaksana harian (Kalakhar) BPBD Blora, Sri Rahayu menjelaskan pada tahap awal ini telah menyalurkan setidaknya 48 truk tangki air bersih untuk Kecamatan Jati. “Hari ini (kemarin-red) kami telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 48 truk tangki di beberapa desa di Kecamatan Jati yang memang menjadi langganan kekeringan saat kemarau,” jelasnya.

Penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan secara bertahap ke semua wilayah desa yang mengalami krisis air bersih. Setelah dari Kecamatan Jati, nantinya akan bergeser ke wilayah kecamatan lainnya yang juga dilanda kekeringan.

“Sementara ini setiap desa di Kecamatan Jati baru kami bantu 4 tangki air bersih. Semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat, terlebih saat ini sedang bulan puasa,” tambah Sri Rahayu.

Setidaknya sudah ada 164 desa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Blora yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD Blora. Namun karena keterbatasan armada truk pengangkut air bersih, sehingga pelaksanaan dropping air dilakukan bertahap (tidak bisa serentak).

“Kami juga telah mengajukan bantuan truk tangki air bersih ke Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil I) Jateng yang berkedudukan di Pati. Nanti akan ada bantuan air bersih juga dari sana yang dikoordinasikan dengan BPBD Blora,” lanjut Sri Rahayu.

Sementara itu, Camat Jati Hendy Purnomo merasa cukup terbantu dengan adanya bantuan dropping air bersih dari BPBD Blora. “Kecamatan Jati memang wilayah paling rawan kekeringan saat kemarau di Kabupaten Blora. Dari 12 desa yang ada semua berpotensi krisis air bersih, sehingga warga terpaksa membeli air saat musim kemarau,” jelas Hendy.

“Adanya penyaluran air bersih dari BPBD Kabupaten Blora ini sedikit banyak bisa membantu meringankan beban warga kami. Kedepan kami berharap ada program berkelanjutan tentang penanganan krisis air bersih di Kecamatan Jati,” pungkasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved