Blora on News :
Home » , » Selama Arus Mudik Balik 2015, Jembatan Timbang Sambong Berhenti Beroperasi

Selama Arus Mudik Balik 2015, Jembatan Timbang Sambong Berhenti Beroperasi

infoblora.com on Jul 14, 2015 | 12:00 AM

Aktifitas Jembatan Timbang di Kecamatan Sambong selama arus mudik dan balik 2015 dihentikan
BLORA. Selama berlangsung masa angkutan Lebaran 1436 H, jembatan timbang Sambong, Kabupaten Blora berhenti beroperasi. Penghentian itu berlaku selama dua minggu, terhitung mulai 10 Juli hingga 25 Juli 2015 ( H-7 hingga H+7) Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Unit Pelayanan Perhubungan (KUPP) wilayah Semarang, Joko Widodo mengatakan, penutupan sementara diberlakukan untuk semua jembatan timbang. Sesuai surat Kepala Dinas Perhubungan dan Telokomunikasi Jawa Tengah Nomor 551.224/13.765 tertanggal 7 Juli 2015. Perihal penutupan pengoperasian jembatan timbang. 

’’Penghentian operasi sudah mulai berlaku 10 Juli pukul 00.00, dan kembali dibuka 26 Juli dengan jam yang sama,’’ katanya. 

Ditambahkan, meski pemberhentian sementara telah diberlakukan, larangan beroperasi bagi kendaraan angkutan barang (sumbu dua-red) baru diberlakukan mulai H-4 hingga H+3 lebaran. Larangan berlaku bagi kendaraan angkutan selain sembako, BBM, ternak, susu murni dan barang antaran pos. 

’’Itu berdasarkan Surat Kemenhub yang baru. Kalau surat Kemenhub yang lama H-5 hingga H+3 lebaran,’’ tambahnya.

Joko Widodo menjelaskan, jika dalam kurun waktu yang ditentukan masih ada kendaraan angkutan selain yang diperbolehkan beroperasi, akan diberhentikan sementara di tempat yang telah ditentukan.

Dalam melakukan pengawasan, pihaknya telah bekerjasama dengan Satlantas Polres Blora. Jika ada pelanggaran di jalan raya, pihak kepolisian yang akan menindak. Dia menjelaskan, selama operasional jembatan timbang dihentikan, petugas untuk sementara dialih tugaskan Posko Semarang. Seperti Terminal Terboyo dan Mangkang serta Stasiun Tawang dan Poncol.

’’Karena yang berhenti hanya operasional jembatan timbangnya, petugas tetap disiagakan untuk tugas fungsi lain,’’ ungkap Joko Widodo. 

Terpisah, koordinator petugas jembatan timbang Sambong, Mohamad Toni mengemukakan, secara umum, jembatan timbang Sambong tidak terpengaruh dengan arus mudik dan balik lebaran.

Selain tidak berada di jalur utama, kendaraan angkutan yang melintas juga didominasi kendaraan lokal. Seperti pengangkut hasil hutan, pertanian dan tambang galian. ’’Kalaupun ada pengangkut sembako, masih terbatas pada kendaraan dengan tonase kecil,’’ tambah Toni. (ud-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved