Blora on News :
Home » » Pulang Kerja, Warga Perbatasan Ngabuburit Dengan Naik Perahu di Bengawan Solo

Pulang Kerja, Warga Perbatasan Ngabuburit Dengan Naik Perahu di Bengawan Solo

infoblora.com on Jul 8, 2015 | 5:00 PM

Warga Kecamatan Kradenan Blora perbatasan Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro memanfaatkan
waktu sore jelang berbuka dengan naik perahu di Bengawan Solo.
BLORA. Ngabuburit atau menanti berbuka puasa bisa dilakukan dengan kegiatan apa saja. Bukan hanya para pemuda saja yang sering melakukan ngabuburit di perkotaan. Namun warga perbatasan yang tinggal di Kecamatan Kradenan, Blora juga punya cara unik untuk menanti saat berbuka puasa.

Setelah seharian disibukkan dengan pekerjaan, mereka mengisi waktu jelang berbuka puasa dengan menaiki perahu di Bengawan Solo sambil menikmati pemandangan sore sungai terpanjang di Pulau Jawa ini saat pulang menuju rumah.

Memang kebanyakan warga di ujung selatan Kabupaten Blora ini sering menggunakan perahu untuk aktifitas sehari-hari karena tidak adanya jembatan penghubung. Terlebih saat bulan ramadhan seperti ini banyak warga yang memanfaatkan naik perahu untuk ngabuburit menanti buka puasa.

“Sore ini saya pulang kerja, dari seberang wilayah Kabupaten Bojonegoro untuk menuju rumah di Desa Medalem Kecamatan Kradenan ya hanya ini akses satu-satunya naik perahu. Sore-sore seperti ini lebih ramai yang memanfaatkan perahu, selain untuk transportasi juga untuk sekedar menikmati suasana sore di Bengawan Solo yang kini telah surut,” jelas Andi, salah satu warga Medalem, Rabu (8/7).

Hal yang sama dikemukakan Fitri, warga Desa Menden Kecamatan Kradenan. Ia sering datang ke tepi Bengawan Solo untuk menikmati suasana sore jelang berbuka. “Saya bersama anak saya sering jalan-jalan sore di tepi Bengawan Solo ini. Nonton aktifitas penyeberangan dengan naik perahu tradisional,” ungkapnya.

Sudah lama wilayah ini memang diketahui minim akses transportasi. Untuk menuju wilayah seberang dari Kecamatan Kradenan Blora ke Kecamatan Ngraho Bojonegoro harus menggunakan perahu tradisional, karena belum adanya jembatan. Sudah sering pihak desa mengajukan pembangunan jembatan ke pemerintah namun hingga saat ini belum ada jawaban pasti. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved