Blora on News :
Home » , » Hadapi Pilkada Blora 2015, Kusnanto Mengaku Sulit Cari Pasangan Calon Wakil Bupati

Hadapi Pilkada Blora 2015, Kusnanto Mengaku Sulit Cari Pasangan Calon Wakil Bupati

infoblora.com on Jul 2, 2015 | 2:30 AM

H Maulana Kusnanto, Bakal Calon Bupati dari Partai Golkar.
BLORA. Bakal calon bupati dari Partai Golkar H Maulana Kusnanto merasakan sulitnya mencari pendamping (calon wakil bupati, Red) untuk sama-sama maju dalam Pilkada. Menurutnya, di Blora tidak ada partai politik (parpol) yang memenuhi persyaratan minimal raihan sembilan kursi di DPRD untuk bisa mengusung pasangan calon sendiri.
Parpol itupun harus berkoalisi satu dengan lainnya. 

Dominannya peran Dewan Pengurus Pusat (DPP) dalam merekomendasikan calon yang diberangkatkan partainya, menjadi salah satu faktor mengapa hingga kini belum ada satupun pasangan calon yang mendeklarasikan diri maju di Pilkada. “Dulu yang menentukan pasangan calon adalah partai di daerah. Sekarang tidak lagi, DPP yang memutuskan,” ujarnya, Rabu (1/7) kemarin.

Kusnanto yang baru saja terpilih menjadi ketua DPD Golkar Blora versi Agung Laksono menyatakan, bakal calon bisa saja mengklaim berpasangan dengan calon lainnya. Namun selama belum ada hitam di atas putih berupa surat rekomendasi dari DPP, klaim tersebut hanya klaim tanda dasar. “Ibaratnya mencari istri. Bisa saja si A mengklaim perempuan itu adalah istrinya. Tapi selama belum ada surat nikah dari institusi berwenang, klaim tersebut belum sah,” tandasnya.

Bahkan, tegas Kusnanto, pasangan calon yang telah mendapatkan rekomendasi pun bisa berubah ketika mendaftar di KPU. “Saat mendaftar di KPU itulah bisa dikatakan siapa pasti berpasangan dengan siapa. Sebab, terkadang rekomendasi partai berubah setelah melihat perkembangan politik terkini di satu daerah,” katanya.

Untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilkada, Golkar sejatinya hanya memerlukan satu kursi lagi. Sebab, Golkar meraih delapan kursi di DPRD Blora. Satu kursi yang dibidik itu adalah milik Partai Hanura. “Golkar akan ajak Hanura berkoalisi,” ujar Kusnanto yang juga menjabat wakil ketua DPRD Blora.

Jika koalisi itu benar-benar terjadi, Kusnanto pun diperkirakan tidak akan menggandeng H Abu Nafi sebagai calon wakil bupati. Padahal selama ini di beberapa kesempatan, Kusnanto menyebut akan menggandeng Abu Nafi yang saat ini menjabat wakil bupati Blora dan ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bahkan telah dibuat tagline KuBu (Kusnanto-Abu Nafi). (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved