Blora on News :
Home » , » Polres Blora Gagalkan Penggelapan 138 Ban Mobil di Karangboyo Cepu

Polres Blora Gagalkan Penggelapan 138 Ban Mobil di Karangboyo Cepu

infoblora.com on Jun 12, 2015 | 4:00 AM

Anggota Polres Blora menunjukkan tumpukan ban mobil yang merupakan barang hasil penggelapan.
BLORA. Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Blora kembali menunjukkan taringnya. Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1.152 liter minyak mentah, kini mengungkap penggelapan ratusan ban mobil. Dua penadah beserta barang bukti 138 ban mobil diamankan di Mapolres dalam penggerebegan di Lingkungan Menggung, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Blora. 

Diduga kuat ban berbagai jenis dan ukuran tersebut merupakan hasil tindak penggelapan. Penadah yang diamankan itu Wiyagung (30), warga RT 13 RW 03 Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jatim. Serta Suwandi (35), warga Menggung RT 02/RW 07, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. 

Kini keduanya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadahan. Dengan ancaman hukuman empat tahun penjara, dan karena pasal yang dikenakan khusus sehingga keduanya ditahan untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. 

Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasat Reskim, AKP Asnanto membenarkan adanya penggerebekan di lokasi pengelapan ban mobil itu. Diungkapkan Kasatreskrim Asnanto, pengungkapan itu berawal ketika warga curiga karena ada ratusan ban baru yang diturunkan dari mobil boks pada dua rumah penduduk. Padahal pemilik rumah bukan pengusaha atau pemilik toko onderdil kendaraan. 

Dari hasil penyelidikan, ban produksi PT Elang Perdana Tyre Industri Bogor itu mestinya dikirim ke Madiun. Melalui perusahaan jasa pengiriman PT Ekspedisi Jala Anugrah Sejati, Jakarta. Namun oleh sopir, barang tersebut tidak dikirim ke alamat tujuan, melainkan dibongkar di Cepu. 

”Ada dua merk ban mobil yang disita, Forceum dan Accelera. Oleh kedua penadah ban-ban itu akan dijual eceran di wilayah Kota Cepu dan sekitarnya,”katanya. 

Dia mengemukakan, kendaraan ekspedisi pengangkut 138 ban juga telah diamankan. Mobil jenis boks warna kuning B-9594-XI ditemukan di salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Lamongan sehari usai penggerebegan. Setelah dilakukan koordinasi dengan Polres setempat, mobil tersebut diamankan ke Polres Blora. Sedangkan sopir berinisial M yang melarikan diri dan kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Dia menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut guna memastikan motif persekongkolan sopir ekspedisi dengan kedua penadah. Termasuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. 

Selain memburu sopir, polisi juga telah meminta keterangan PT Ekspedisi Jala Anugrah Sejati, Jakarta selaku perusahaan jasa pengiriman sebagai saksi. Dalam kasus ini, produsen ban PT Elang Perdana Tyre Industri, Bogor mengalami kerugian materi Rp 129.876.450. Semua kerugian itu dibebankan sepenuhnya kepada PT Ekspedisi Jala Anugrah Sejati, Jakarta selaku perusahaan jasa pengiriman. ”Sementara sopir ekspedisi dengan inisial M masih dalam pencarian,”ujarnya. (ud-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved