Blora on News :
Home » , » Kabupaten Blora Dinobatkan Sebagai Sentra Sapi di Jawa Tengah

Kabupaten Blora Dinobatkan Sebagai Sentra Sapi di Jawa Tengah

infoblora.com on Jun 9, 2015 | 1:00 AM

Bupati Blora menghadiri kontes sapi di lapangan Desa Tempellemahbang Jepon, kemarin.
BLORA. Banyaknya populasi sapi menjadikan Blora ditetapkan menjadi salah satu kabupaten yang akan dijadikan lokasi pembibitan sapi peranakan ongole (PO) atau sapi lokal oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. Blora juga menjadi daerah penghasil sapi terbesar di Jateng bersama Grobogan dan Pati.

’’Sapi PO merupakan salah satu sumber hewan unggulan yang dikembangkan di Jateng dan Blora merupakan penghasil terbesar, maka sapi harus dirawat dengan baik,” ujar Bupati Djoko Nugroho saat melihat lomba sapi Limosin dan Peranakan serta Kambing Etawa di Lapangan Desa Tempellemahbang Kecamatan Jepon, Blora, Senin (8/6) kemarin.

Banyaknya sapi yang ikut lomba dalam kondisi sehat menjadikan Bupati senang dan meminta masyarakat terus berternak sapi. Dia mengatakan, bagi masyarakat sapi PO memang menjadi andalan. Bahkan sapi sudah menjadi raja kaya bagi masyarakat. Tak heran jika hampir di semua desa pasti memiliki sapi meskipun hanya satu ekor.

Dia berharap, lomba ini akan memacu petani dan peternak sapi ataupun kambing untuk mengembangbiakan bibit sapi unggul, sehingga setelah dijual juga mendapatkan harga mahal. ’’Moment kontes ternak sapi PO dan peranakan hasil kawin suntik ini menjadi sarana yang tepat untuk memiliki kualitas ternak unggul,’’ jelasnya.

Dalam kontes tersebut diikuti perwakilan dari 16 kecamatan, masing-masing dengan sepasang sapi jantan dan betina. Tak hanya lokasi kontes dipadati masyarakat yang ingin melihat sapi berukuran besar. Menurutnya, saat ini perkembangan ternak sapi sudah cukup bagus. Beberapa kelompok tani yang diberikan bantuan sapi dengan sistem ternak komunal berhasil.

Hal itu, lanjut dia, akan terus dikembangkan sehingga masyarakat akan lebih menikmatinya. Apalagi saat ini harga sapi juga sudah kembali tinggi sehingga menguntungkan bagi peternak. ’’Sapi telah menjadi unggulan Blora untuk itu harus dikelola dengan baik agar peternak menerima manfaat,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan), Reni Miharti menegaskan, kalau pada 2015 Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan akan mengalokasikan inseminasi buatan untuk 2.000 ekor sapi, tahun sebelumnya hanya 200 ekor sapi. ’’Dari 200 ekor sapi tersebut tingkat keberhasilannya 98 ekor atau 47,3 persen,’’ katanya.

Menurutnya, alokasi inseminasi sebanyak 2.000 ekor harus benarbenar dimanfaatkan untuk meningkatkan populasi sapi jenis PO, sehingga paling tidak 1.000 atau minimalnya 50 persen harus berhasil. “Apa yanag dilombakan kali ini merupakan bukti kalau ternak sapi di Blora cukup berhasil,” katanya. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

1 komentar:

Nugroho Adhy Prasetyo said...

Bagaimana halnya dengan pemula yang akan beternak sapi, apakah ada pembinaan khusus atau pemberian modal?? Kemana kami bisa mendapatkan informasinya?? Terima kasih

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved