Blora on News :
Home » , » Evaluasi Kinerja Pemkab Selama 2014, DPRD Blora Gelar Rapat Paripurna 2 Hari

Evaluasi Kinerja Pemkab Selama 2014, DPRD Blora Gelar Rapat Paripurna 2 Hari

infoblora.com on Jun 30, 2015 | 2:00 AM

Dari kiri, Wakil Bupati Abu Nafi, Bupati Djoko Nugroho, Ketua DPRD Bambang Susilo, dan Wakil Ketua DPRD Blora Abdullah Aminudin mengikuti rapat paripurna di gedung dewan, sejak kemarin.
BLORA. Komitmen DPRD Blora untuk melakukan pembahasan cepat rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD 2014 dibuktikan, kemarin. Bahkan dua hari berturut-turut, Senin dan Selasa (29-30/6), DPRD Blora mengagendakan dua kali rapat paripurna untuk mengevaluasi laporan kinerja Pemkab selama tahun 2014 dalam menggunakan APBD.

Rapat paripurna kemarin, agendanya pemandangan umum fraksi terhadap LPJ Pelaksanaan APBD 2014. Selanjutnya pada hari ini, Selasa (30/6), Bupati Djoko Nugroho memberikan jawaban pemandangan umum fraksi tersebut.

Rapat paripurna hari ini juga dirangkaikan dengan persetujuan bersama antara bupati dengan DPRD. Dokumen persetujuan itu kemudian disampaikan ke gubernur untuk dievaluasi. Setelah evaluasi turun, DPRD Blora mengagendakan rapat paripurna penetapan perda LPJ APBD 2014.

’’Ini sebuah proses yang harus dilalui. Rapat paripurna ini juga dalam rangka pengawasan terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2014,’’ ujar Ketua DPRD Bambang Susilo, dalam sambutan rapat paripurna, kemarin.

Dari 45 anggota DPRD, hanya dua orang saja yang tidak mengikuti rapat karena berhalangan hadir. Adapun fraksi partai Golkar mengutus juru bicara Supardi untuk membacakan pemandangan umum fraksinya. Sebab pada saat bersamaan, anggota fraksi golkar mengikuti Muscab AMPI di Kecamatan Cepu. ’’Jumlah anggota DPRD yang hadir telah memenuhi kuorum. Begitu juga dengan fraksi, semuanya hadir,’’ tandasnya.

Satu persatu juru bicara fraksi menyampaikan pemandangan umum fraksinya. Diawali dari fraksi Demokrat dan diakhiri fraksi Gerindra. Mayoritas fraksi dalam pemandangan umumnya memuji prestasi Pemkab Blora di bawah kepemimpinan Bupati Djoko Nugroho yang berhasil mendapatkan penilaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Penilaian dalam pertanggujawaban penggunaan keuangan 2014 itu dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ’’Selamat atas diraihnya WTP. Ini kali pertama diraih Blora,’’ tandas Siti Rohmah Yuni Astuti, juru bicara partai Demokrat.

Namun di balik keberhasilan itu, sejumlah fraksi juga memberi catatan penting terkait penggunaan APBD 2104. ’’Sisa lebih penggunaan (silpa) anggaran mencapai Rp 163 miliar. Jumlah ini lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Intinya, penyerapan anggaran masih rendah,’’ tegas Lina Hartini, juru bicara fraksi PDIP.

Pendapatan asli daerah (PAD) juga dinilai masih rendah. Meski setiap tahun nominalnya mengalami peningkatan, namun prosentasenya masih di bawah rata-rata nasional. ’’Persentase PAD Blora dari pendapatan daerah secara keseluruhan baru mencapai sembilan persen. Sedangkan rata-rata nasional 11,25 persen. Ini patut menjadi perhatian Pemkab,’’ kata Supardi, dari fraksi Golkar. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved