Blora on News :
Home » , » Bupati Minta Penilaian Keuangan Predikat WTP Dipertahankan

Bupati Minta Penilaian Keuangan Predikat WTP Dipertahankan

infoblora.com on Jun 24, 2015 | 2:00 AM

Bupati memerintahkan kepada segenap SKPD untuk terus mempertahankan kinerja pengelolaan keuangan dengan predikat
WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
BLORA. Seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diminta berkomitmen bersama untuk mempertahankan prestasi penilaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
Pemkab Blora tahun ini mendapat penilaian opini WTP oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait dengan laporan keuangan pemerintah daerah 2014. Prestasi tersebut kali pertama diraih Blora setelah dilakukan penilaian oleh BPK sejak beberapa tahun lalu. Di tahun-tahun sebelumnya, Blora kerap mendapat penilaian opini wajar dengan pengecualian (WDP).

”Tentu ini patut mendapat apresiasi. Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran eksekutif di Kabupaten Blora yang telah bekerja keras dan berhasil memperoleh opini WTPdari BPK atas laporan keuangan 2014,” ujar Bupati Djoko Nugroho saat membuka rapat koordinasi (rakor) dalam rangka membangun komitmen bersama untuk meningkatkan opini atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Blora dan menyukseskan implementasi akuntansi berbasis akrual 2015 di ruang pertemuan Setda Blora, kemarin.

Acara dihadiri oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt) Sekda Sutikno Slamet dan seluruh kepala SKPD serta para camat. Pejabat BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Chairil Anwar Lubis dihadirkan sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Segenap kepala SKPD Kabupaten Blora mengikuti rapat arahan Bupati Blora untuk mempertahankan predikat WTP.
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunadi menyatakan, melalui rakor tersebut diharapkanseluruh pimpinan SKPD dapat mengetahui proses, perkembangan dan pelaksanaan akuntansi di instansinya masing-masing.

”Selain itu juga mendorong seluruh petugas akuntansi untuk melaksanakan akrual basis sesuai dengan regulasi yang ada,” tandasnya.

Menurutnya, penggunaan akuntansi berbasis akrual ini bermanfaat untuk menunjukkan bagaimana pemerintah membiayai aktivitas-aktivitasnya dan memenuhi kebutuhan dananya. Selain itu juga memungkinkan pengguna laporan untuk mengevaluasi kemampuan pemerintah saat ini untuk membiayai aktivitas-aktivitasnya dan untuk memenuhi kewajiban dan komitmennya.

Akuntasi akrual bisa menunjukkan posisi keuangan pemerintah dan perubahan posisi keuangannya serta memberikan kesempatan pada pemerintah untuk menunjukkan keberhasilan pengelolaan sumber daya yang dikelolanya. ”Selain itu juga mengevaluasi kinerja pemerintah dalam hal efisiensi dan efektifivitas penggunaan sumber daya,” kata Gunadi. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved