Blora on News :
Home » , » Warga Ngembag Desak Pemkab Blora Bangun Jembatan Penghubung Antar Dukuh

Warga Ngembag Desak Pemkab Blora Bangun Jembatan Penghubung Antar Dukuh

infoblora.com on May 9, 2015 | 2:00 AM

Setiap harinya warga Dukuh Ngembag Desa Sumberejo Kec.Ngawen haru menyeberangi sungai saat beraktifitas karena ketidaksediaan jembatan penghubung. (dok-infoblora)
BLORA. Warga Dusun Ngembag, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngawen mendesak Pemkab Blora segera membangun jembatan penghubung antardusun di wilayah setempat.
Pasalnya, selama ini warga harus menyeberangi sungai untuk sampai ke tujuan. 

Keberadaan jembatan diperlukan untuk menghubungkan pemukiman warga dengan sawah atau ladang pertanian di seberang sungai. Selain itu juga jembatan tersebut bisa mempersingkat jarak tempuh jika mereka hendak bersilaturrahmi dengan sanak famili di dusun lain di desa tersebut.

”Kami berharap di dusun kami segera dibangun jembatan. Selama ini kami harus naik turun menyeberangi sungai, sebab sawah dan tegalan berada di seberang sungai,” ujar Suyati, salah seorang warga Ngembag, kemarin.

Dia mengaku pernah menyampaikan kebutuhan warga itu saat Wakil Ketua DPRD Blora Maulana Kusnanto datang ke Dusun Ngembag, Minggu (3/5). Menurutnya, ia dan warga lainya naik turun menyeberangi Sungai Lusi yang menjadi pembatas antara Dusun Ngembag dan Dusun Kedungjambon. Hal itu dilakukan sejak berpuluh tahun silam.

”Kalau sungainya deras atau banjir, terpaksa tidak ke sawah. Atau memutar jalan lewat Karangtengah atau lewat Dusun Gapuk yang jaraknya cukup jauh. Dulu katanya akan dibangun tapi sampai sekarang belum terlaksana juga,” kata Sarti, warga Ngembag lainnya.

Yang lebih miris lagi, ketika ada warga Ngembag yang meninggal, karena lokasi pemakamannya ada di seberang sungai, maka jenazah harus diusung menuju pemakaman dengan menyeberangi sungai. 

”Lokasi pemakaman ada di Dusun Kedungjambon. Sehingga jika ada warga yang meninggal ya diusung menyeberangi sungai. Kalau pas musim kemarau tidak begitu repot, tetapi jika banjir, jenazahnya dirambang (diseberangkan) dengan gedebog pisang kemudian dipegangi warga yang bisa berenang hingga ke ujung sungai,” kata Kamituwo Ngembag, Subiyanto. 

Menurut Subiyanto, jarak menyeberangi sungai lebih kurang 60 meter. Selain jembatan penyeberangan, infrastruktur jalan dusun Ngembag juga minta diperbaiki agar transportasi warga lebih lancar. ”Warga Dusun Ngembag sebanyak 160 KK, mereka rata-rata petani,” kata Subiyanto. 

Wakil Ketua DPRD Maulana Kusnanto mengemukakan kesulitan warga Dusun Ngembag itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. ”Saya sangat prihatin. Ini bukan komoditas politik. Tapi ini jelas-jelas kebutuhan kemanusiaan untuk masyarakat. Saya akan perjuangkan agar di dusun tersebut segera dibangun jembatan,” ujar Kusnanto.

Dia mengaku pekan lalu sudah melihat langsung lokasi. Menurutnya, jika infrastruktur jalan dan jembatan di tingkat dusun baik, maka transportasi serta perputaran ekonomi di desa akan lebih lancar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Blora, Bondan Sukarno mengemukakan, tahun ini belum ada usulan yang masuk terkait rencana pembangunan jembatan di Dusun Ngembag. Lalu kapan jembatan Ngembag akan dibangun? Bondan pun menyatakan, ”Kita lihat nanti. Apalagi sekarang dengan adanya UU Desa, membangun harus dipilah-pilah kaitannya dengan aset dan kewenangan sesuai UU tersebut,” ujarnya. (abdul muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved