Blora on News :
Home » , » Sanksi Keterlambatan APBD, Hingga Kini DPRD Blora Belum Berani Cairkan Gaji

Sanksi Keterlambatan APBD, Hingga Kini DPRD Blora Belum Berani Cairkan Gaji

infoblora.com on May 12, 2015 | 12:30 AM

Bambang Susilo, Ketua DPRD Blora.
BLORA. Ketua DPRD Blora Bambang Susilo mengklaim, pembayaran gaji anggota Dewan bisa dilakukan, meskipun daerahnya mendapatkan sanksi atas keterlambatan penetapan APBD 2015.

Menurutnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan kewenangan bagi daerah untuk mencairkan gaji tersebut. ’’Kebijakan diserahkan ke masing-masing daerah,’’ ujarnya, kemarin.

Penegasan tersebut disampaikan setelah dia berulang kali berkonsultasi kepada pejabat-pejabat di kementerian yang dipimpin Tjahyo Kumolo tersebut. Blora adalah satu dari sejumlah kabupaten di Indonesia yang mendapatkan sanksi dari Kemendagri berupa tidak dibayarkannya gaji selama enam bulan (Januari-Juni) lantaran terlambat menetapkan APBD 2015.

Selain pimpinan dan anggota DPRD, sanksi serupa dialami bupati dan wakil bupati. APBD Blora ditetapkan 30 Januari 2015. Padahal batas akhir penetapan APBD 2015 adalah 31 Desember 2014.

Karena itu, sejak Januari hingga Mei ini bupati dan wakil bupati, pimpinan dan anggota DPRD belum menerima gaji. ’’Ada kabupaten lain di luar Jawa yang mendapatkan sanksi, namun sudah mencairkan gaji bagi para anggota DPRD,’’tandasnya. 

Meski mengklaim kebijakan pembayaran gaji diserahkan ke daerah, namun uniknya†Blora belum berani melakukan. Dia mengaku, belum ada anggota DPRD Blora yang mendesak gajinya dibayarkan. 

’’Kami belum berani mencairkan gaji bagi para anggota DPRD sebelum ada surat resminya,’’ tandas Sekretaris DPRD Sugiyono. 

Pernyataan senada dikemukakan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Gunadi. Menurutnya, meski gaji sudah dianggarkan dalam APBD 2015 namun pihaknya belum berani mencairkan. ’’Kami masih menunggu surat resmi dari Mendagri,’’ katanya. Sugiyono menyebut, jumlah total anggaran gaji seluruh anggota dan pimpinan DPRD adalah sebesar Rp 683 juta/bulan. (abdul muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved