Blora on News :
Home » , » Ribuan PNS di Blora Tunggu Kepastian Pencairan Rapelan dan Gaji ke 13

Ribuan PNS di Blora Tunggu Kepastian Pencairan Rapelan dan Gaji ke 13

infoblora.com on May 13, 2015 | 12:30 AM

PNS di Kabupaten Blora menunggu kejelasan pencairan kenaikan gaji dan gaji ke 13. (foto-ilustrasi)
BLORA. Ribuan PNS di Blora dipastikan tahun ini tetap bakal menerima rapelan kenaikan gaji dan gaji ke-13 tahun ini. Hanya saja hingga kini belum jelas kapan kedua pendapatan PNS itu akan dibayarkan. Beberapa PNS di Blora pun mempertanyakan realisasi pencairan gaji tersebut. 

”Di beberapa media massa sudah ramai diberitakan rencana pembayaran kenaikan gaji dan gaji ke-13 di sejumlah daerah. Tapi Blora masih adem ayem,” ujar salah seorang PNS Pemkab Blora, kemarin. 


Menurutnya, usai diumumkannya kelulusan penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia pekan lalu, para orang tua termasuk PNS yang anaknya diterima masuk PTN, harus mulai menyiapkan uang daftar ulang.


”Kami sangat mengharapkan rapelan gaji dan gaji ke-13 bisa segera dibayarkan. Kami merencanakan uang itu untuk pembayaran daftar ulang anak saya yang diterima masuk UGM,” tandas PNS yang bertugas di bidang penyusunan program tersebut.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Blora Gunadi menuturkan, hingga kini belum keluar petunjuk teknis (juknis) berupa peraturan pemerintah dan peraturan menteri keuangan (PMK) yang mengatur kenaikan gaji ataupun pembayaran gaji ke-13. 

”Sampai saat ini juknis sebagai dasar pembayaran kenaikan gaji tersebut belum keluar. Sehingga kenaikan gaji pegawai dan gaji ke-13 belum bisa direalisasikan,” katanya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, pembayaran rapelan kenaikan gaji maupun gaji ke-13 dilakukan menjelang tahun ajaran baru sekolah pada bulan Juli atau sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Gunadi yang juga mantan kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop UMKM) mengungkapkan, dana untuk kenaikan gaji maupun gaji ke-13 sudah ada di kas daerah dan siap dicairkan. 

”Kalau juknisnya dari kementerian keluar, kenaikan gaji dan gaji ke-13 siap langsung dibayarkan,” tandasnya. 


Hanya saja Gunadi mengaku tidak hafal berapa nominal anggaran untuk pembayaran gaji-gaji tersebut. ”Datanya ada di kantor, saya tidak hafal,” katanya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kenaikan gaji PNS tahun ini sebesar enam persen dari gaji pokok. Para PNS nantinya akan menerima rapelan dari selisih kenaikan gaji mulai Januari hingga Juni. Sebab, gaji yang diterima mereka selama Januari hingga Mei ini belum memperhitungkan kenaikan sebesar enam persen. 

Sekadar perbandingan, di tahun 2014, rapelan kenaikan gaji dan pembayaran gaji ke-13 dilakukan bulan Juli atau menjelang Lebaran. Ketika itu total anggaran rapelan kenaikan gaji mencapai Rp 2,48 miliar dan gaji ke-13 sebesar Rp 41,40 miliar. Pada bulan Juli juga atau ketika itu bertepatan dengan bulan Ramadan, dicairkan pula tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) PNS yang dianggarkan sebesar Rp 13 miliar. (abdul muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved