Blora on News :
Home » » Momentum Kebangkitan Nasional, Pemuda Blora Harus Ikut Membangun Daerahnya

Momentum Kebangkitan Nasional, Pemuda Blora Harus Ikut Membangun Daerahnya

infoblora.com on May 21, 2015 | 4:00 AM

Siswanto, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI.
BLORA. Momentum hari Kebangkitan Nasional yang setiap 20 Mei diperingati. Harus dijadikan repleksi diri bagi masyarakat. Khususnya kaum muda yang ada di Blora. Sebab bila melihat kebelakang bahwa adanya kebangkitan nasional tersebut dipelopori oleh kalangan pemuda yang terpelajar untuk bisa menyatukan semua komponen bangsa menuju Indonesia merdeka.

“Kaum muda sekarang harus memiliki peran penting dan bisa mengambil alih perubahan yang ada menjadi lebih baik lagi dari era sekarang,” ujar Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Siswanto.

Dalam konteks kekinian lanjut Siswanto yang juga Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Blora ini  mengajak agar pemuda di Blora untuk tidak malas dan bekerja keras bisa membangun Blora agar lebih maju.

Dia melihat moment hari Kebangkitan Nasional dijadikan refleksi dan momen untuk kebangkitan nasional jilid II melebihi apa yang dilakukan oleh para tokoh pemuda pada zamannya. Salah satu wadah yang tepat adalah agar kaum muda masuk dalam organisasi, sebab disana akan digembleng secara serius baik soal managerial, kepemimpinan yang mengedepankan inteltualitas dan moral.

Tokoh-tokoh pergerakan pada zamannya sudah membuktikan kalau mereka matang dengan tempaan organisasi. Begitu juga dengan era sekarang, banyak tokoh yang lahir dari pemuda khususnya dari KNPI,  seperti Akbar Tanjung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Agung Laksono, Aziz Syamsudin (Ketua Komisi III DPR RI), Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulsel), Rita Widyasari (Bupati Kutai Kartanegara).

“Menpora saat melantik pengurus DPP KNPI berpesan agar pemuda mampu berbuat lebih baik bahkan kalau bisa membuat sumpah pemuda jilid II,” ujar Siswanto yang juga pernah menjadi Ketua KNPI Blora dua periode ini.

Khusus di Blora Siswanto merasa prihatin dengan kondisi yang ada saat ini. Padahal Blora memiliki potensi yang cukup besar. Seperti sektor Migas, kayu jati namun hingga saat ini penerimaan buat Blora dari dana bagi hasil masih sangatlah minim dan cukup sedikit. Saat ini dar bagi hasil migas hanya baru menerima sekitar Rp 4 milyar, dari Kayu jati lumayan banyak sekitar Rp 8 milyar dan pajak kendaraan bermotor bagi hasil dari pemerintah propinsi sebesar Rp 56 milyar.

Melihat kondisi tersebut perlu kerja keras dan tugas pemuda sebagai generasi penerus mengolah potensi di Blora untuk kesejahteraan masyarakat.”Mulai sekarang sebagai pemuda harus bersatu dan menghilangkan kepentingan kelompok untuk membangun masa depan mewujudkan Blora kedepan lebih maju,” ajak Ketua Badan Legislasi ini.

Menurutnya banyak ruang bagi pemuda untuk berkiprah dalam membangun Blora,   Padahal lanjutnya majunya Blora tiga faktor yaitu: banyaknya investasi yg masuk ke blora misal pembangunan pabrik gula. Banyaknya dana pusat yg masuk ke blora misal proyek SPAM, DBH migas dan bagi hasil kayu jati. “Ketiga adalah adanya penggunaan teknologi informasi dan pembangunan SDM di Blora,”  tandasnya. (gie-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved