Blora on News :
Home » , » Lestarikan Wayang, 140 Seniman Ikuti Workshop Pedalangan di Gedung PKPRI Blora

Lestarikan Wayang, 140 Seniman Ikuti Workshop Pedalangan di Gedung PKPRI Blora

infoblora.com on May 29, 2015 | 12:30 AM

Asah kemampuan dalang lokal Kabupaten Blora dalam dunia pewayangan, Pemkab Blora melalui DPPKKI adakan workshop dalang 27-28 Mei kemarin.
BLORA. Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Blora kembali menggelar workshop dalang. Kali ini, kegiatan yang berlangsung dua hari diikuti 140 peserta. Tidak hanya dalang yang berjumlah 88 orang, pelatihan diikuti pula pelaku seni wayang kulit seperti sinden sebanyak 20 orang dan 32 pengrawit.

’’Salah satu tujuan dari workshop ini antara lain meningkatkan kemampuan dalang, sinden dan pengrawit baik sebagai pelaku penggarap maupun kreator,’’ ujar Kepala DPPKKI Slamet Pamuji melalui Kepala Bidang Kebudayaan Suntoyo, kemarin.

Pelatihan yang berlangsung di aula PKPRI itu, menurut Suntoyo, bertujuan pula menggairahkan kehidupan seni pedalangan sebagai salah satu kesenian tradisi Blora. Selain itu juga menumbuhkembangkan kerja sama antar seniman dan meningkatkan apresiasi antar seniman dan peminat wayang kulit.

’’Narasumber workshop kali ini kami datangkan dari praktisi dan penggiat seni. Yakni Darno Kartawi dari ISI Surakarta, Tri Wahyu Widodo dari Akademi Seni Mangkunegaran (ASGA) Surakarta serta Sigit Ariyanto dari Sanggar Cakraningrat Rembang,’’tandasnya.

Kepala DPPKKI Blora, Slamet Pamuji menuturkan, meski berpedoman pada pakem pakeliran namun seiring perkembangan seni hiburan jangan sampai kreativitas para seniman dalang mati. 

’’Seni pedalangan pada jaman sekarang harus berani bersaing dengan seni hiburan lainnya, jangan sampai mematikan ide kreatif para dalang. Tentu saja itu dibutuhkan pembinaan dan keberanian yang tidak kebablasan. Artinya, tetap berada pada ruh pakem pewayangan sebagai budaya luhur yang harus dilestarikan,’’tandasnya.

Dengan begitu, menurutnya, generasi mendatang bisa mengetahui bagaimana sejatinya wayang sesuai pakem, ide kreatif dan hiburan. ’’Tidak hanya wayang kulit saja melainkan juga perlu diorbitkan lagi wayang krucil dan wayang tengul,’’ujarnya. (Abdul Muiz-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved