Blora on News :
Home » , » Lagi, Tim Gabungan Perhutani dan Polres Berhasil Ungkap Pencurian Kayu Jati

Lagi, Tim Gabungan Perhutani dan Polres Berhasil Ungkap Pencurian Kayu Jati

infoblora.com on May 7, 2015 | 4:00 AM

Belum lama ini petugas berhasil lagi mengamankan kayu jati curian yang hendak dibawa untuk dijual ke pengusaha furniture atau mebel.
BLORA. Jumlah tegakan pohon jati di wilayah Blora semakin menipis. Oleh sebab itu penjagaan aparat, baik dari internal Perhutani maupun Polres Blora otomatis lebih ketat.

Namun demikian, tetap tidak menyurutkan niat pencuri kayu untuk melakukan aksinya. Terbukti dalam operasi gabungan baru-baru ini, petugas berhasil menemukan kayu jati curian baik dalam bentuk glondongan maupun olahan. Modus pencurianpun ternyata cukup beragam.

Yakni, mulai menanam kayu jati curian, menyimpan di dalam rumah kosong. Bahkan yang terbaru, tertangkap lagi pencuri membawa kayu jati curian dengan cara ditumpuki kayu bakar (rencek) Seperti yang saat ini ditangani oleh Polsek Cepu. Tiga glondong kayu jati curian yang diangkut Colt Tdengan ditumpuki kayu bakar.

Mushadi, warga R T 01/03 Desa Temengeng, Kecamatan Sambong, ditahan Polsek Cepu atas kasus tersebut. Menurut Koordinator Keamanan yang juga Waka ADM KPH Cepu, Agus Kusnandar, pengamanan tiga glondong kayu jati tanpa dilengkapi surat resmi itu terjadi pada hari Minggu (3/5) sekitar pukul 06.00.

Waktu itu, ketika petugas Polisi Hutan (Polhut) Perhutani KPH Cepu sedang berjaga di pos penjagaan di Kantor setempat, mencurigai adanya sebuah kendaraan jenis Colt T mengangkut kayu bakar melintas di depan pos penjagaan, tidak bisa melaju kencang sehingga, terkesan kendaraan tersebut membawa beban berat.

Dihentikan
Melihat kondisi demikian, petugas yang sedang berjaga menghentikan kendaraan tersebut untuk memeriksa kayu bakar yang dibawa Col T itu. Ketika kendaraan berhasil dihentikan, tiba-tiba sopir turun dan langsung melarikan diri.

Tidak mau kecolongan, petugas langsung mengejarnya hingga akhirnya berhasil menangkapnya. Dalam pemeriksaan terungkap, sopir bernama Mushadi. Setelah dilakukan pemeriksaan kayu bakar yang berada di bak belakang, ternyata kecurigaan petugas benar.

Colt Tyang mengangkut rencek itu, dibawahnya diselipi 3 batang kayu jati glondong berdiameter 25 cm denan panjang 200 cm. Dalam pemeriksaan terhadap Mushadi terungkap, kayu-kayu tersebut diambil dari RPH Gerdusapi BKPH Kendilan yang saat ini sedang tebang produksi. Rencananya kayu jati hasil curian tersebut akan dijual ke salah satu pengrajin mebel di wilayah Cepu.

Kerja Sama
Waka ADM Cepu, Agus Kusnandar menambahkan, dalam satu bulan ini pihaknya bersama petugas kepolisian setempat telah berhasil menangkap tersangka pencuri kayu jati lainnya yang masih di wilayah KPH Cepu.

Diantaranya, 1 orang pelaku pencurian di petak 1126a RPH Galuk BKPH Pucung, 2 orang pelaku pencurian di petak 5006e, RPH Ngelo BKPH Sekaran, 1 orang pelaku pencurian di RPH Pengkok BKPH Cabak, dan 1 orang pelaku pencurian di RPH Gerdusapi BKPH Kendilan. ‘’Kami akan terus tingkatkan pengawasan hutan bersama kepolisian setempat, karena saat ini waktunya tebang produksi sehingga rawan akan pencurian,” tandas Agus.

Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana menyatakan, siap membantu pengamanan aset negara itu kapanpun. Kepada Perhutani diminta untuk membina komunikasi dengan polsek-polsek terdekat. (ud-SMNetwork | Jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved